• Selasa, 17 Mei 2022

Koalisi Partai Politik Islam, Alternatif atau Kontraproduktif?

- Minggu, 25 April 2021 | 13:30 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

Alternatif atau kontraproduktif

Pertanyaan besar yang patut dilontarkan mengenai wacana koalisi partai politik Islam adalah apakah koalisi menjadi alternatif atau justru kontraproduktif dalam situasi saat ini.

Koalisi partai-partai Islam tentu bisa menjadi alternatif. Sebab sejak beberapa kali Pemilu Presiden terakhir, dominasi penentuan koalisi partai politik masih "dikendalikan" partai-partai nasionalis.

Namun di sisi lain koalisi ini bisa juga menjadi kontraproduktif, sebagaimana pendapat yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang menilai wacana pembentukan koalisi partai politik berbasis massa Islam untuk Pemilu 2024 akan kontraproduktif dengan upaya semua pihak melakukan rekonsiliasi nasional.

Wakil Ketua MPR RI itu menilai wacana ini justru kontraproduktif dengan upaya memperkuat dan memperkokoh persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dan negara.

Dia mengingatkan dalam Pemilu Presiden 2019 begitu kuat kemunculan sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), politik aliran, dan politik identitas.

Menurut Zulkifli "luka" dan trauma yang ditimbulkan oleh ketegangan dan tarik menarik itu masih terasa, karena rakyat masih terbelah, meskipun elite cepat bersatu, yang ditunjukkan dengan bergabung-nya capres dan cawapres yang menjadi lawan politik dari pasangan pemenang, dalam kabinet.

Zulkifli menilai wacana koalisi partai Islam 2024 justru akan memperkuat politik aliran di Indonesia, padahal itu merupakan sesuatu yang harus dihindari.

Pernyataan Zulkifli ini dapat disimpulkan PAN menolak koalisi partai-partai Islam.

​​​​​​​Zulkifli menjelaskan yang dilakukan PAN saat ini memperjuangkan dan memperkuat politik gagasan, yaitu politik yang mengedepankan konsep dan program untuk kesejahteraan rakyat, mewujudkan ide kesetaraan, merumuskan gagasan tentang kedaulatan, dan seterusnya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

X