• Kamis, 2 Desember 2021

Menteri: Perempuan dan Anak Penyintas Bencana Butuh Perhatian Lebih

- Rabu, 5 Mei 2021 | 18:45 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga bersama anak-anak penyintas bencana. (antara)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga bersama anak-anak penyintas bencana. (antara)

INILAH, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan perempuan dan anak penyintas bencana membutuhkan perhatian lebih agar dapat bangkit dan pulih.

"Kami berharap warga dapat kembali bangkit dan pulih, bergerak bersama-sama dan bergotong royong. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, khususnya kepada Bapak Bupati atas inisiatifnya bersama masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk membangun kembali rumah para penduduk yang terdampak bencana," kata Menteri Bintang dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA, Jakarta, Rabu.

Menteri Bintang melakukan kunjungan ke lokasi bencana Desa Bena di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk memastikan perempuan dan anak dapat segera pulih dan bangkit dari kondisi bencana.

Desa Bena di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur termasuk desa terdampak bencana akibat badai siklon tropis seroja. Sekitar 262 perempuan dan 154 anak di Desa Bena menjadi korban penyintas.

"Saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas terjadinya bencana di daerah ini. Kami datang bersama jajaran dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, di samping ingin berbagi, kami juga ingin menggali apa saja yang dapat dilakukan ke depan agar masyarakat khususnya perempuan dan anak dapat kembali pulih dan bangkit musibah ini," tuturnya.

Pada kunjungan itu, Menteri Bintang meresmikan salah satu rumah bantuan bagi penyintas bencana di Desa Bena yang dibangun oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain itu, bersama perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Bintang menyerahkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak yang terdampak bencana dalam rangka mempercepat pemulihan dini fase transisi darurat menuju pemulihan bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menteri Bintang juga melakukan dialog bersama masyarakat yang terdampak bencana di Desa Bena yang diikuti warga dengan antusias.

Salah satu warga, Marten menuturkan bencana banjir yang melanda wilayahnya telah menimbulkan berbagai permasalahan baru yang harus dihadapi seluruh penduduk di Desa Bena. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal karena kondisi rumah tidak lagi layak untuk dihuni, kehilangan mata pencaharian karena rusaknya lahan pertanian dan hilangnya hewan-hewan ternak. Sekolah dan posyandu di desa tersebut juga belum berfungsi normal.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Luwu Timur

Rabu, 1 Desember 2021 | 13:45 WIB

KPK panggil Anggota DPRD Bintan Terkait Kasus Cukai

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:12 WIB
X