• Selasa, 28 September 2021

Ahli: Gejala Covid-19 Muncul Usai Vaksinasi karena Masa Inkubasi Virus

- Senin, 26 Juli 2021 | 20:15 WIB
Ahli dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio. (antara)
Ahli dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio. (antara)

INILAH, Jakarta - Ahli dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan gejala Covid-19 muncul beberapa hari setelah menjalani vaksinasi diakibatkan karena seseorang sedang berada dalam masa inkubasi virus penyebab Covid-19 menginfeksi tubuh dan sudah terpapar virus sebelum mengikuti vaksinasi.

"Proses inkubasi virusnya tetap berjalan, sehingga dua tiga hari setelah suntikan (vaksin Covid-19) baru muncul gejala Covid-19 dan itu cukup banyak sih, artinya mereka sedang dalam masa inkubasi, sehingga otomatis beberapa hari setelah vaksinasi muncul gejalanya," kata Amin Soebandrio yang juga ​​​​​​Kepala Lembaga Eijkman itu saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Amin menuturkan proses inkubasi bisa membutuhkan waktu beberapa hari hingga satu mingguan, bahkan pada kasus tertentu ada yang lebih lama waktunya.

"Kita sering kali tidak bisa membedakan seseorang itu dari tampilannya, gejala klinisnya apakah dia orang yang sehat atau  sedang dalam masa inkubasi. Masa inkubasi bisa beberapa hari sampai sekitar sepekan, ada yang lebih panjang sih. Mungkin orang itu sudah merasa, tapi karena masih ringan menganggap tidak ada gejala apa-apa, sehingga vaksinasi tetap dijalankan tapi proses inkubasi virusnya tetap berjalan," tuturnya.

Amin mengatakan infeksi Covid-19 yang muncul beberapa hari setelah menjalani vaksinasi Covid-19 tersebut, bukan disebabkan oleh vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan ke dalam tubuh.

"Apalagi, vaksin yang diberikan itu adalah vaksin yang sudah diinaktivasi sudah mati, jadi sama sekali tidak menimbulkan infeksi," ujarnya.

Vaksin yang sudah diinaktivasi mengandung bagian virus yang sudah dimatikan, sehingga tidak memiliki risiko untuk melakukan replikasi di dalam tubuh penerima vaksin. Dengan demikian, vaksin tidak menimbulkan infeksi Covid-19.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir menjalani vaksinasi Covid-19.

Amin menuturkan idealnya seseorang yang akan disuntikkan vaksin Covid-19 memang harus dipastikan dalam keadaan sehat. Bagi mereka yang memiliki komorbid, tapi dalam keadaan terkontrol, vaksin Covid-19 bisa diberikan.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Polisi Siapkan Tes Antigen bagi Demonstran di KPK

Senin, 27 September 2021 | 11:19 WIB

Kirab Api PON XX Papua Dimulai dari Sorong Papua Barat

Senin, 27 September 2021 | 10:52 WIB

Digelar Hari Ini, Penonton Sepak Bola PON Papua Dibatasi

Senin, 27 September 2021 | 09:44 WIB

Kearifan lokal Nilai Jual Pariwisata Nasional

Senin, 27 September 2021 | 08:41 WIB
X