• Jumat, 24 September 2021

Wakil Ketua MPR: Penyesuaian PPKM Harus Diantisipasi secara Baik

- Selasa, 27 Juli 2021 | 21:30 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (antara)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (antara)

INILAH, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat berharap euforia masyarakat terhadap kebijakan penyesuaian di sejumlah sektor pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 harus dapat diantisipasi dengan baik oleh para pemangku kepentingan.

"Sejumlah teknis pelaksanaan kebijakan PPKM level 4 tersebut harus bisa diaplikasikan dengan baik di lapangan sehingga berjalan sesuai dengan ketentuan," kata Lestari Moerdijat atau Rerie dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dia menilai perpanjangan PPKM level 4 di Jawa-Bali dengan sejumlah penyesuaian berpotensi meningkatkan mobilitas warga karena itu diperlukan kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dan ketegasan para pemangku kepentingan menegakkan aturan.

Menurut dia, euforia terhadap penyesuaian di sejumlah sektor mulai terlihat, meskipun sebenarnya kebijakan PPKM level 4 adalah untuk membatasi mobilitas orang demi mencegah penularan Covid-19.

"Kondisi ini harus diwaspadai, jangan sampai ledakan kasus terulang lagi," ujarnya.

Dia menilai, apabila penyesuaian PPKM di sejumlah sektor tidak bisa diantisipasi dengan baik, maka potensi ledakan kasus positif Covid-19 yang dihadapi sejumlah daerah akan lebih besar.

Hal itu, menurut dia, karena keterbatasan jumlah fasilitas kesehatan dimiliki dan tingkat kesadaran masyarakat menjalankan prokes yang masih rendah.

Rerie mengutip data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per-tanggal 23 Juli 2021 terkait "bed occupancy ratio" (BOR) di rumah sakit yang melayani pasien Covid-19 di kota-kota di Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan berkisar antara 85-70 persen.

"Dengan kondisi tersebut, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat harus benar-benar menjalankan kebijakan PPKM level 4 ini sesuai dengan yang ditetapkan," katanya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Catat! Pemerintah Sepakati 16 Hari Libur di Tahun 2022

Kamis, 23 September 2021 | 10:48 WIB
X