• Jumat, 17 September 2021

Kemensos Pastikan Komoditas di E-Warong Tepat Harga dan Kualitas

- Kamis, 29 Juli 2021 | 13:50 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini. (antara)
Menteri Sosial Tri Rismaharini. (antara)

INILAH, Jakarta - Kementerian Sosial memastikan komoditas di elektronik warung gotong-royong (E-Warong) tepat harga dan kualitas untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi dan bisa terlayani dengan baik.

Direktur Jendral Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos, Asep Sasa Purnama menjelaskan kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini ke sejumlah daerah, termasuk ke Purwakarta, Jawa Barat, agar penyaluran bantuan sosial (bansos) transparan dan akuntabel.

“Perintah Ibu Mensos kepada kami untuk cek ke lapangan dan memastikan bantuan tepat harga, tepat kualitas dan tepat sasaran. Jadi, beliau tegas bila terkait dengan akuntabilitas dan transparansi, termasuk dalam penyaluran bansos. Apalagi, bansos ini kan sedang ditunggu masyarakat terdampak pandemi,” kata Asep dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pengecekan ke lapangan dilanjutkan oleh Dirjen PFM untuk memastikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Program Sembako menerima komoditas dari komponen untuk KPM tepat harga, tepat kualitas dan tepat sasaran, sesuai arahan Mensos Risma.

Pada kesempatan itu, Dirjen PFM meninjau E-Warong untuk KPM BPNT/Program Sembako dan diakui masih ada beberapa harga komoditas yang lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Misalnya, untuk harga telur lebih dari Rp24.000/kilogram atau lebih tinggi dari HET,” kata Asep didampingi Kepala Dinas Sosial Purwakarta. Sebagai informasi setiap KPM BPNT/Program Sembako menerima bantuan dengan indeks Rp200.000/bulan.

KPM BPNT/Program Sembako membelanjakan bantuan sebesar Rp200.000 itu untuk mendapatkan komoditas pangan berupa beras, telur, ikan, buah jeruk, kentang, dan tahu.

“Agar harga komoditas sesuai dengan HET akan dikomunikasikan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, sehingga penerima BPNT/Program Sembako bisa menerima dengan kualitas yang terbaik,” kata Asep.

Salah satu E-Warong yang dikelola oleh Ali Mukti di Kampung Legok Barong RT 08 RW 04 Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiara Pedes, menjual harga barang komponen BPNT secara normal dan tidak melebihi HET, yakni beras 10 kilogram seharga Rp110.000, telur Rp24.000/kg, ikan Rp25.000/kilogram, buah jeruk Rp25.000/kilogram, kentang Rp10.000/kilogram, serta tahu Rp6.000/kilogram, dengan total belanja sebesar Rp200.000.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

X