• Selasa, 28 September 2021

Menko Polhukam: Pemerintah Akan Terus Awasi Penyaluran Bansos

- Kamis, 29 Juli 2021 | 19:20 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (antara)
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (antara)

INILAH, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah akan terus mengawasi penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada rakyat.

"Bansos akan terus kita awasi," kata Mahfud saat menggelar dialog interaktif dengan tiga organisasi keagamaan Indonesia, yakni Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) secara daring, Jakarta, Kamis.

Namun, Mahfud memberikan informasi di dalam acara dialog tersebut, bahwa penggunaan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 masih belum maksimal.

Bahkan, sejauh ini mayoritas pemerintah daerah baru 20 persen saja yang digunakan.

"Sebelum kita ke sini ada rapat, salah satu keluhan dan catatan Presiden yang disampaikan kepada menteri-menteri, bahwa anggaran Covid-19 sampai akhir Juli ini belum ada yang serap lebih dari 20 persen, ini sudah akhir Juli jadi baru sedikit sekali. Makanya kita sedang cari bagaimana mengatasi ini," kata Mahfud dalam siaran persnya.

Selain itu, Menko Mahfud juga menyampaikan terima kasih atas berbagai masukan dan kritikan yang disampaikan oleh Walubi, Matakin dan PHDI.

Mahfud banyak mencatat untuk dikoordinasikan dengan jajaran menteri yang lain termasuk kepada Presiden Joko Widodo untuk ditindaklanjuti lebih jauh.

Dalam dialog tersebut, Mahfud banyak menangkap kritik dan masukan yang konstruktif dari ormas tiga agama itu, agar pemerintah lebih bisa maksimal dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

Ketua Umum Dewan Rohaniawan/Pengurus Pusat Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Xs Budi S Tanuwibowo menilai bahwa untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini harus ada upaya kolektif dari semua pihak, termasuk para tokoh lintas agama di Indonesia.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Polisi Siapkan Tes Antigen bagi Demonstran di KPK

Senin, 27 September 2021 | 11:19 WIB

Kirab Api PON XX Papua Dimulai dari Sorong Papua Barat

Senin, 27 September 2021 | 10:52 WIB

Digelar Hari Ini, Penonton Sepak Bola PON Papua Dibatasi

Senin, 27 September 2021 | 09:44 WIB

Kearifan lokal Nilai Jual Pariwisata Nasional

Senin, 27 September 2021 | 08:41 WIB
X