• Senin, 27 September 2021

Mendes PDTT: Pendidikan, Variabel Kunci Daya Saing Bangsa

- Senin, 2 Agustus 2021 | 19:30 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. (antara)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. (antara)

INILAH, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (Mendes PDTT) membawakan menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu variabel kunci penentu daya saing sebuah bangsa.

"Pendidikan adalah salah satu variabel kunci penentu daya saing sebuah bangsa. Bonus demografi akan memberikan keuntungan bagi sebuah negara, ketika penduduknya memiliki pendidikan yang memadai," kata Mendes PDTT dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan manifestasi dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah pendidikan.

"Dalam konteks ini berlaku adagium, makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin tinggi pula level pencapaian seseorang itu dalam hal karier, pekerjaan dan kesejahteraannya," ujar Gus Halim, demikian ia biasa disapa dalam orasi ilmiah proses penerimaan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo secara virtual, Senin (2/8/2021).

Dalam orasi ilmiah bertema "Mahasiswa Zaman Now: Berdaya Saing Tinggi, Aktif Membangun Desa dan Kontra Radikalisme" itu, Gus Halim juga menyampaikan variabel lainnya, yakni kultural (cultural matters) yang turut berkontribusi terhadap pembentukan pola pikir maupun etos kerja penduduk di sebuah wilayah (negara-bangsa).

"Saya meyakini, hampir semua mahasiswa baru UIN Walisongo ini, berasal dari desa. Catatlah baik-baik janji kalian bahwa setelah lulus kelak, kalian akan kembali ke desa, membangun tanah kelahiran bersama-sama warga desa," katanya.

Menurut Gus Halim, berdasarkan hasil sensus 2020, jumlah penduduk Indonesia sejumlah 270,20 juta jiwa, dengan komposisi 70,72 persen penduduk dengan usia produktif (15-64 tahun) dan 29,28 persen penduduk dengan usia non-produktif (di bawah usia 15 tahun dan di atas usia 64 tahun).

"Tren meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia hingga tahun 2035 diprediksikan menghasilkan dampak positif. Indikasinya, peningkatan jumlah penduduk Indonesia tersebut dibarengi dengan meningkatnya penduduk berusia produktif," kata Mendes PDTT.

Oleh karenanya, ia mengharapkan, mahasiswa UIN Walisongo, dapat meningkatkan produktifitas dengan membangun konstruksi berpikir, bahwa kampus bukan hanya tempat belajar teori dan ilmu pengetahuan.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Polisi Siapkan Tes Antigen bagi Demonstran di KPK

Senin, 27 September 2021 | 11:19 WIB

Kirab Api PON XX Papua Dimulai dari Sorong Papua Barat

Senin, 27 September 2021 | 10:52 WIB

Digelar Hari Ini, Penonton Sepak Bola PON Papua Dibatasi

Senin, 27 September 2021 | 09:44 WIB

Kearifan lokal Nilai Jual Pariwisata Nasional

Senin, 27 September 2021 | 08:41 WIB
X