• Rabu, 8 Desember 2021

Warga Purabaya Sukabumi Jadi Korban Terbaru Kebakaran Lapas Tangerang

- Kamis, 9 September 2021 | 11:06 WIB
Lapas Kelas 1 Tangerang yang alami kebakaran, blok napi semuanya melebihi kapasitasias. /Dok Kemenkumham
Lapas Kelas 1 Tangerang yang alami kebakaran, blok napi semuanya melebihi kapasitasias. /Dok Kemenkumham

INILAHKORAN, Tangerang – Korban meninggal akibat kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang bertambah. Salah satu di antaranya warga Sukabumi.

Dengan bertambahnya tiga orang, maka korban meninggal akibat kebakaran yang terjadi pada Rabu lalu itu kini menjadi 44 orang meninggal dunia. Adapun 41 korban meninggal lainnya diumumkan sehari sebelumnya.

Kabar meninggalnya tiga warga binaan korban kebakaran yang sempat menjalani perawatan itu disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rika Aprianti.

Baca Juga: Inikah Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang yang Sebabkan Tewasnya 41 Napi?

“Innalillahi wainnailaihi rojiun, tiga orang warga binaan yang dirawat di RSUD Tangerang meninggal dunia,” kata Rika melalui keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Kamis.

Ketiga korban tersebut, yakni Hadiyanto bin Ramli, warga Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Korban kedua yakni atas nama Adam Maulana bin Yusuf Hendra, warga Kelurahan Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Korban ketiga yakni Timothy Jaya bin Siswanto, narapidana tindak pidana narkotika yang diketahui beralamat di Jalan Sabang Nomor 39, Taman Imam Bonjol, Tangerang, Provinsi Banten.

Baca Juga: 41 Nyawa Melayang dalam Kebakaran Hebat yang Melanda Lapas Tangerang

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjanjikan uang santunan senilai Rp30 juta kepada masing-masing keluarga narapidana yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

“Sebagai bagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp30 juta kepada masing-masing keluarga korban,” kata Yasonna.

Selain santunan, Yasonna juga menginstruksikan jajarannya untuk membantu pemulasaraan jenazah sampai selesai.

Kemenkumham juga telah membentuk lima tim untuk menangani kejadian tersebut, salah satunya khusus membantu pemulasaraan, pemakaman, dan pengantaran jenazah. (*)

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Luwu Timur

Rabu, 1 Desember 2021 | 13:45 WIB

KPK panggil Anggota DPRD Bintan Terkait Kasus Cukai

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:12 WIB
X