• Jumat, 17 September 2021

MAKI Lapor ke KPK Terkait Transaksi Mencurigakan TPPU Rita Widyasari

- Selasa, 14 September 2021 | 21:45 WIB
Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)
Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

INILAHKORAN, Jakarta - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adanya dugaan transaksi mencurigakan dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.

"Saya melaporkan ke KPK sebagai transaksi mencurigakan. Saya belum bisa menyampaikan ini dipakai untuk apa. Akan tetapi, setidaknya cara-caranya yang tidak normal," ucap Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Boyamin mengaku mendapat informasi perihal transaksi mencurigakan tersebut dari saksi yang dipanggil KPK dalam penyidikan dugaan TPPU Rita tersebut.

Baca Juga: MAKI Yakin Gugat Puan Maharani Besok Meski Menuai Polemik

Ketika penyidikan, kata dia, ada pemanggilan terhadap saksi-saksi. Saksi ini kebetulan dari perusahaan-perusahaan dan selama pemanggilan itu, 2019 hingga 2020, bahkan pada tahun 2018, ada laporan kepada pihaknya terkait dengan dugaan transaksi penukaran uang dari rupiah ke dolar Singapura dan selalu mencari uang dominasi 1.000 dolar Singapura.

"Pada tahun 2019 sekitar Rp5 miliar, 2018 juga lebih besar, dan pada tahun 2020 masih ada kecil. Saya anggap puluhan miliar rupiah," ungkap Boyamin.

Ia menyatakan bahwa transaksi mencurigakan itu merupakan perkembangan dari dakwaan mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain yang dibacakan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/9).

Baca Juga: MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU yang Diajukan MAKI

"Ini perkembangan sebagaimana dakwaan yang dibacakan di PN Jakarta Pusat kemarin yang menyangkut terdakwa Robin Pattuju dan Maskur. Ada tiga klaster besar waktu itu Tanjungbalai, Lampung Tengah, dan Rita Widyasari," ucapnya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X