• Minggu, 17 Oktober 2021

Setop Nyinyir! Muhammadiyah, NU dan MUI Bela Santri Tutup Telinga

- Jumat, 17 September 2021 | 07:30 WIB
Tangkapan layar para santri tutup telinga saat mendengar musik. (Instagram)
Tangkapan layar para santri tutup telinga saat mendengar musik. (Instagram)

INILAHKORAN, Bandung- Akhirnya Majelis Ulama Indonesia bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar (PB) Nahdatul Ulama bersikap atas cibiran-cibiran terhadap para santri tutup telinga karena enggan mendengarkan musik.

Dalam beberapa hari terakhir, video santri tutup telinga dalam sebuah acara vaksinasi massal Covid-19, itu beredar luas di media sosial. Banyak yang menanggapi negatif aksi para santri tersebut.

"Kenapa harus usil harus ada komentar-komentar negatif, sah-sah saja orang menyukai musik atau tidak menyukai musik itu adalah urusan masing-masing," ujar Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad saat dihubungi, Kamis (16/9).

Baca Juga: Pengadaan Barang dan Jasa di Daerah Jadi Lahan Basah Pemburu Cuan, KPK Ingatkan Begini

"Di dunia ini tidak semua orang menyenangi musik, tidak semua orang menyukai hal-hal yang kesenian. Jadi kita harus menghormatilah kesenangannya, menghormati pada minat dan bakatnya," lanjut Dadang.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud menyatakan tindakan para santri untuk menutup telinga adalah hanya perkara pilihan.

Menurutnya, hal yang biasa ketika seseorang mau mendengarkan musik atau tidak.

"Hidup itu pilihan. Pilihan-pilihan banyak. Orang makan aja banyak pilihan, ada singkong ada tempe."

"Begitu pula mau dengerin atau tidak dengerin, ya biasa saja."

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelombang Panas di Indonesia, BMKG: Itu Hoaks!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:45 WIB
X