• Selasa, 26 Oktober 2021

Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Membengkak, Politisi Demokrat: Audit Investigasi!

- Minggu, 26 September 2021 | 11:45 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) saat melihat peta lokasi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Rancaekek, Jawa Barat, Minggu (23/2/2020). ANTARA/Ahmad Wijaya
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) saat melihat peta lokasi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Rancaekek, Jawa Barat, Minggu (23/2/2020). ANTARA/Ahmad Wijaya

INILAHKORAN, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menginginkan adanya audit investigasi terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, terkait dengan adanya laporan pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun) sebesar Rp4,1 triliun.

Herman Khaeron dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, menyatakan bahwa hingga saat ini belum dilakukan pendalaman terkait penyebab pembengkakan biaya proyek kereta cepat tersebut.

Untuk itu, ujar dia, perlu agar proyek tersebut segera diaudit oleh BPK RI dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sehingga usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang akan diberikan memiliki landasan hukum yang kuat.

"Kami belum memutuskan untuk memberikan Penyertaan Modal Negara melalui PT Kereta Api. Syarat utama adalah adanya hasil pemeriksaan BPK dan BPKP," katanya.

Baca Juga: Sistem Persinyalan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R

Dengan syarat utama tersebut, lanjutnya, maka ke depannya juga agar dapat clear and clean serta memenuhi unsur Good Corporate Governance.

Namun, Herman menilai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung perlu tetap dilanjutkan meski target pembangunannya harus mundur.

Untuk itu, ia mengutarakan harapannya agar proyek kereta cepat yang diproyeksikan dapat beroperasi pada 2023 itu ke depannya tidak membebani keuangan negara secara berkelanjutan.

"Yang penting adalah proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini harus betul-betul memiliki nilai manfaat bagi masyarakat," katanya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X