Yusril Minta Bayaran Mahal untuk Jadi Pengacara, Said Didu: Wuih Rp 100 Milyar?

- Rabu, 29 September 2021 | 19:18 WIB
Tangkapan layar Twitter milik Said Didu (INILAHKORAN/Suro Prapanca)
Tangkapan layar Twitter milik Said Didu (INILAHKORAN/Suro Prapanca)

INILAHKORAN, Bandung - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu turut mengomentari cuitan Andi Arief yang menyebut Yusril Ihza Mahendra meminta bayaran Rp100 miliar untuk menjadikannya sebagai pengacara.

Said Didu bertanya terkait bayaran sebesar Rp 100 milyar itu. Komentar itu di lontarkannya di akun Twitternya @msaid_didu, Rabu, 29 September 2021.

"Wuiihhhh Rp 100 milyar ????" tulis Said Didu.

Sebelumnya, Kader Partai Demokrat, Andi Arief melalui akun Twitter-nya membongkar harga bayaran yang diminta Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi kuasa hukum.

Baca Juga: Sentil Prabowo, Said Didu: Natuna Diterobos Kapal China, Apa Mau Diam Saja?

Melalui akun Twitter @Andiarief__ dia mengatakan partainya akan menghadapi Yusril soal judicial riview yang diajukannya.

"Begini Prof @Yusrilihza_Mhd, soal gugatan JR pasti kami hadapi. Jangan khawatir," cuit Andi Arief.

Masih dalam cuitan yang sama, Andi membongkar nominal bayaran Yusril jika ingin menjadikannya seorang pengacara.

Mencengangkannya, Andi Arief menyebut bayaran Yusril mencapai ratusan milyar. Sehingga, menurutnya Partai Demokrat tak sanggup membayar Yusril jadi pengacara.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Artikel Terkait

Terkini

Umur 76 Tahun, Polri Dinilai Lebih Humanis

Senin, 4 Juli 2022 | 13:53 WIB
X