• Selasa, 5 Juli 2022

Menkopolhukam Sebut Uji Materi Yusril Gak Ada Gunanya, Fahri Hamzah: Pak Moeldoko dan Prof Mahfud yang Kompak

- Kamis, 30 September 2021 | 16:32 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah /Instagram.com/@fahrihamzah
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah /Instagram.com/@fahrihamzah

INILAHKORAN, Bandung- Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah mengunggah cuitan di akin twitternya yang diduga mengarah pada pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD atas pernyataanya soal uji materi AD/ART Partai Demokrat.

Mantan wakil ketua DPR RI ini meminta agar Mahfus MD kompak dengan Moeldoko yang saat ini sama-sama berada di pemerintahan.

"Pak @Dr_Moeldoko dan Prof. @mohmahfudmd yang kompak ya," cuit Fahri, Kamis, 30 September 2021.

Diketahui, Mahfud MD dalam sebuah diskusi virtual menilai judicial review (JR) terhadap AD/ART Partai Demokrat yang dilakukan oleh Yusril Ihza Mahendra ke Mahkamah Agung (MA) tidak ada manfaatnya.

Baca Juga: Presiden PKS Instruksikan Kadernya Tonton Film G30S/PKI

Menurut Mahfud, sekalipun gugatan yang dilakukan empar eks kader Demokrat menang di MA, tidak akan mengubah kepengurusan Partai Demokrat yang ada saat ini.

“Begini ya kalau secara hukum. Gugatan Yusril ini ndak akan ada gunanya. Karena, kalaupun dia menang, tidak akan menjatuhkan Demokrat yang sekarang. Kalaupun dia menang menurut hukum, kemenangan di Judicial Review itu hanya berlaku ke depan,” tuyur Mahfud MD.

Pandangan Mahfud itu pun mendapat tanggapan dari wakil ketua Bappilu pusat Partai Bulan Bintang, Novi Haryadi.

Dia menyebut, Yusril memandang pentingnya uji formil dan materil AD/ART partai ini dari sisi hukum. Sedang, menurutnya Mahfud memandang hal ink dari sisi politik.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umur 76 Tahun, Polri Dinilai Lebih Humanis

Senin, 4 Juli 2022 | 13:53 WIB
X