• Sabtu, 27 November 2021

Sebut Tak Pantas Secara Etika, Mantan Keua MK Sindir Yusril Gugat AD/ART Partai Demokrat?

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 09:02 WIB
Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim, Jimly Asshiddiqie - (Foto: Istimewa)
Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim, Jimly Asshiddiqie - (Foto: Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie turut angkat bicara mengenai pengujian AD/ART yang akan dilakukan empat eks kader Partai Demokrat.

Keempatnya mengkuasakan uji formiil dan materiil kepada advokat Yusril Ihza Mahendra. Jimly pun menyoroti penunjukan Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu sebagai kuasa hukum.

Jimly menyebut partai politik (parpol) merupakan pilar utama dalam menyalurkan daulat rakyat, serta ditugaskan UUD sebagai pesrmerta pemilu.

"Parpol pilar utama& saluran daulat rakyat & bhkan disbut tgas dlm UUD sbg psrta pmilu & usung capres," tulis Jimly Asshiddiqie melalui akun twitter miliknya.

Lebih lanjut, Jimly menyebut parpol merupakan lembaga publik dimana jika Mahkamah Agung (MA) mengabulkan uji materi ini maka akan menjadi satu terobosan.

Baca Juga: Yusril Uji AD ART Demokrat, Pengamat Politik: Tak Perlu Umumkan bahwa Anda Khawatir

"Statusnya jg lmbaga publik (negara) dlm arti luas yg pnya aturan intern AD sbg plksana UU. Mski tdk disbut PrUUan, ptsn JR bs jd inovasi baru. Kalo kabul, JR AD prpol lain jg bs," imbuhnya.

Namun, Anggota DPD RI ini menyoroti etika dalam pengujian yang dilakukan Yusril tersebut.

"Tp prlu diingat jg tgaknya hkm& keadilan hrs seiring dg tgaknya etika brnegara," bebernya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesan Kebangsaan Kang Aher ke PWS Sumatera Utara

Kamis, 18 November 2021 | 16:19 WIB

Ridwan Kamil Menuju 2024, PPP Setelah PAN?

Senin, 11 Oktober 2021 | 07:54 WIB
X