Hakim Vonis Dua Koruptor Dana Desa Galegale 2,5 Tahun Penjara

Majelis Hakim Tipikor Ambon menjatuhkan vonis 2,5 tahun penjara terhadap Salim Wally dan Mardin, terdakwa kasus korupsi dana desa.

Hakim Vonis Dua Koruptor Dana Desa Galegale 2,5 Tahun Penjara
Dua terdakwa korupsi DD-ADD Galegale, Kabupaten Maluku Tengah dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dan enam bulan oleh majelis hakim tipikor Ambon.

INILAHKORAN, Ambon - Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ambon menjatuhkan vonis 2,5 tahun penjara terhadap Salim Wally dan Mardin, dua terdakwa kasus tindak pidana korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Galegale, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, tahun anggaran 2015-2016.

"Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Korupsi," kata Ketua Majelis Hakim Ronny Felix Wuisan didampingi Jenny Tulak dan Bernard Panjaitan selaku hakim anggota di Ambon, Kamis.

Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menghukum kedua terdakwa membayar denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan serta uang pengganti Rp50 juta subsider satu bulan kurungan.

Baca Juga: Berkas Melayang ke Pengadilan Tipikor, AKP Stepanus Robin Segera Disidang

Ada pun hal yang memberatkan terdakwa dihukum penjara karena tidak sanggup mengembalikan kerugian keuangan negara, selama menjabat sebagai kepala desa administratif Gale-Gale tahun 2015 dan 2016 tidak melibatkan saniri negeri (badan permusyawaratan desa) dalam penyusunan anggaran pendapatan belanja desa/negeri.

Dalam mengelola dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD), para terdakwa tidak mempedomani Permendagri Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pedoman Keuangan Desa, dan Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 19 Tahun 2016 tentang Keuangan Desa/Negeri Administratif.

Halaman :


Editor : inilahkoran