Polres Luwu Timur Sebut Kasus 'Tiga Anak Saya Diperkosa' adalah Hoax

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 11:17 WIB
Tangkapan layar Twitter. (Twitter/@projectm_org)
Tangkapan layar Twitter. (Twitter/@projectm_org)

INILAHKORAN, Bandung - Polres Luwu Timur memberikan klarifikasi terkait kisah 'Tiga Anak Saya Diperkosa' yang kini tengah viral di media sosial.

Melalui Instagram resminya, Humas Polres Luwu Timur menyebut bahwa kisah dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang ayah kepada ketiga anaknya adalah hoaks.

Polres Luwu Timur juga mengatakan kasus tersebut telah ditangani oleh pihaknya pada 9 Oktober 2019, tetapi belum cukup bukti.

Baca Juga: Ibu di Luwu Timur Geram, Ketiga Anaknya Jadi Korban Pemerkosaan, Polisi Justru Hentikan Penyelidikan

"Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat Malam. Dijelaskan bahwa berita yang disampaikan ini belum cukup bukti dan kasus ini pernah ditangani oleh Polres Luwu Timur Sejak Tanggal 9 Oktober. Laporan pengaduan ibu korban, terlapor Sdr Supyan (mantan suami terlapor).

Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan terlapor, kemudian melakukan visum pertama di puskesmas Malili, kemudian melakukan visum kedua di RS Bhayangkara Makassar dengan didampingi ibu korban. Terlapor Supyan (Ayah dari ketiga anak yang diduga jadi korban) dan petugas P2TP2A Kab Luwu Timur dengan hasil pada tubuh 3 orang anak pelapor tersebut tidak ditemukan kelainan pada alat kelamin ataupun dubur/anus.

Hasil asesmen P2TP2A Kab Luwu Timur bahwa tidak ada tanda trauma pada ketiga anak tersebut pada ayahnya karena setelah Sang ayah datang di Kantor P2TP2A ketiga anak tersebut menghampiri dan duduk di pangkuan ayahnya.

 

(tangkapan layar/Instagram @humasreslutim)

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umur 76 Tahun, Polri Dinilai Lebih Humanis

Senin, 4 Juli 2022 | 13:53 WIB
X