• Selasa, 17 Mei 2022

Kasus 'Tiga Anak Saya Diperkosa' Dihentikan karena Terduga Berstatus ASN? Begini Kata Polri

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 13:20 WIB
 (Ilustrasi/Net)
(Ilustrasi/Net)

INILAHKORAN, Bandung- Kasus 'Tiga Anak Saya Diperkosa' yang viral di media sosial dihentikan pihak kepolisian. Benarkah gara-gara terduga berstatus ASN?

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan penghentian penyelidikan kasus dugaan rudapaksa tiga anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sesuai prosedur, dan penyidik bekerja secara independen.

"Polri bekerja berdasarkan alat bukti kemudian penyidik itu independen, sekali lagi, Polri bekerja berdasarkan alat bukti dan penyidik itu independen," kata Rusdi dalam Konferensi Pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Minggu 10 Oktober 2021.

Baca Juga: Update Kasus Tiga Anak Saya Diperkosa: Polri Enggan Ambil Alih, Tetap Polda Sulsel yang Tangani

Kasus rudapaksa tiga anak di bawah umur diduga dilakukan oleh ayah kandungan viral di media sosial setelah banyak pihak mendesak agar kasus yang sudah dihentikan tersebut dibuka kembali.

Dalam kasus ini diduga penghentian kasus tersebut karena ayah korban diduga sebagai terlapor adalah seorang aparatur sipil negara (ASN).

Sejumlah pihak mendorong agar Polri membuka kembali kasus tersebut, selain menemukan alat bukti baru, juga menelusuri kemungkinan ada perbuatan di luar proses hukum yang menyebabkan perkara tersebut dihentikan.

Rusdi mengatakan ketika menangani satu kasus, Polri tidak melihat latar belakang orang-orang yang sedang ditangani.

"Siapapun dia, penyidik independen di situ."

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raffi Ahmad Datangi Polda Metro, Kasus Apa Ya

Rabu, 11 Mei 2022 | 20:43 WIB

Resmi! Pengesahan UU TPKS Diteken Jokowi

Rabu, 11 Mei 2022 | 16:45 WIB
X