• Senin, 29 November 2021

Lanjut ke Ranah Hukum, Korban Pria yang Tak Terima Anaknya Disuruh Cuci Kaki Malah Diusir Ketua RT

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:15 WIB
logo inilahkoran
logo inilahkoran
INILAHKORAN, Bandung - Kasus pria yang tak terima anaknya disuruh cuci kaki oleh tetangganya berlanjut ke ranah hukum.

Kasus tersebut dilaporkan oleh korban, Ria Fauziah ke penyidik dari Polsek Kalideres, Polres Jakarta Barat.

Usai melaporkan kasus tersebut ke polisi, korban malah diintimidasi oleh ketua RT setempat.
 
Baca Juga: UPDATE Kasus 'Tiga Anak Saya Diperkosa', Begini Langkah Terbaru yang Ditempuh Polri

Dalam pernyataannya, korban mengaku tidak diizinkan untuk tinggal di rumah kontrakannya yang kini ia tempati.

"Yang ngasih statement itu pak RT. Dia bicara sama suami saya katanya setelah 5 November tidak bisa melanjutkan di tempat itu," ujar korban, dikutip di Instagram @christian_joshuapale, Sabtu 16 Oktober 2021.

Korban menuturkan bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh Ketua RT tersebut merupakan pesan dari sang pemilik rumah.
 
Baca Juga: Sidang Mediasi Kasus Anak Gugat Ayah, Arah Perdamaian Segera Terwujud

Akan tetapi, setelah dikonfirmasi oleh korban pemilik rumah tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait pengusiran tersebut.

"Sebenernya dari pemilik rumah gak ada kata-kata untuk mengusir saya dari tempatnya, karena kan memang tidak mengeluarkan statment saya harus pindah dari tempatnya, engga gitu," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, kejadian ini bermula saat seorang pria tak tak terima dan mengamuk lantaran anaknya disuruh mencuci kaki sebelum masuk rumah tetangganya.
 
Baca Juga: KPPPA Berharap Pegiat PATBM Cepat Jangkau Kasus Anak

Aksi ini viral setelah korban yang juga tetangganya itu mengunggah video rekaman CCTV di akun Instagramnya @riafauziah03.

Dalam video yang beredar, pria tersebut melempar kucing peliharaan milik korban.

Selain itu, korban menuturkan pria tersebut juga berteriak sambil menggebrak meja etalase di depan anaknya yang masih balita.

Korban juga sempat meminta tolong kepada tetangga yang lain, tetapi pria itu malah mendorong korban dan mencekik lehernya.
 
Baca Juga: Kasus Anak Bupati Majalengka: Susahnya Jadi Anak Pejabat

Diketahui, peristiwa kekerasan itu terjadi pada Rabu 13 Oktober 2021 di Jalan Gaga Utama RT 01/ RW 03, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.***(Firda Rachmawati)

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Nataru, MenPAN-RB Larang ASN Cuti Akhir Tahun

Minggu, 28 November 2021 | 13:30 WIB

Anies Baswedan Buka Suara Soal Sebutan Kadrun, Marah?

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB
X