• Minggu, 5 Desember 2021

Pandemi Belum Usai, Warga Diimbau Teguh Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:35 WIB
Tangkapan layar Dialog Produktif Media Center FMB 9 KPCPEN, Selasa 19 Oktober 2021. (doni ramdhani)
Tangkapan layar Dialog Produktif Media Center FMB 9 KPCPEN, Selasa 19 Oktober 2021. (doni ramdhani)

INILAHKORAN, Bandung - Lebih dari dua tahun belakangan, dunia masih dirundung pandemi Covid-19. Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengatakan, masyarakat harus selalu diingatkan meski melandai tapi pandemi belum usai.

Menurutnya, pembukaan kembali aktivitas masyarakat bukan berarti ada pelonggaran pada protokol kesehatan (prokes). Cakupan vaksinasi hingga saat ini terus dikejar sebelum libur akhir tahun. Pembentukan herd immunity itu dialkukan agar jangan sampai ada kelompok rentan yang tertinggal upaya vaksinasi.

Dia menyebutkan, penertiban mobilitas baik dalam negeri maupun yang dari luar negeri, penguatan peran pemerintah daerah hingga desa dan kelurahan, serta penggunaan aplikasi digital untuk filtrasi harus tetap dilakukan secara terintegrasi guna mempertahankan pencapaian yang telah didapatkan.

Baca Juga: Edukasi Prokes 5M, Polisi Bagi-bagi Masker untuk Warga Kabupaten Majalengka

"Ini jadi tugas bersama. Masyarakat bukan semata-mata sebagai obyek melainkan subyek yang harus berjuang bersama. Jadi ini adalah perjuangan semesta melawan bencana biologis berupa virus,” kata Alexander saat Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) KPCPEN, Selasa 19 Oktober 2021.

Menurutnya, sebagai upaya mengendalikan pandemi menjadi endemi, terdapat 2 gerakan yang dapat dilakukan. Gerakan defensif berupa ikhtiar menurunkan laju penularan, serta gerakan ofensif yakni meningkatkan kapasitas respon melalui penguatan testing, tracing, treatment (3T). Untuk itu, gerakan maskerisasi agar masyarakat terus memakai masker dengan benar harus tetap digaungkan dan tidak boleh berhenti.

Senada dengan itu, Campaign Director Gerakan Pakai Masker Fardila Rachmilliza juga menegaskan hal yang sama. Dia mengumpamakan, pemakaian masker itu sama seperti memakai baju sehingga harus selalu dikenakan saat bertemu orang lain.

Baca Juga: Pastikan Prokes Dipatuhi, Polisi Sambangi Tempat Wisata dan Bagikan Masker di Masa PPKM

“Masyarakat harus terus diingatkan untuk memakai masker meskipun sudah divaksin, apalagi yang belum. Kita ingatkan fakta, bahwa disiplin memakai masker menurunkan risiko penularan hingga
80% dan vaksinasi lengkap bisa menurunkan risiko kematian 73%,” ujarnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Penyebab Erupsi Gunung Semeru Kata Ahli ITB

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:13 WIB

Pelaku Pamer Payudara Di YIA Ditangkap Di Bandung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:46 WIB

Gunung Semeru Meletus, Warga Berlarian Panik

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:00 WIB
X