• Sabtu, 22 Januari 2022

Oknum Kapolsek Diduga Cabuli Remaja dengan Janji Bebaskan sang Ayah di Penjara, Segera Jalani Sidang Etik

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:40 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak di bawah Umur (Gambar: Freepik)
Ilustrasi Pencabulan Anak di bawah Umur (Gambar: Freepik)

INILAHKORAN, Bandung- Seorang oknum Kapolsek di Kabupaten Parigi yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban perempuan berinisial S segera menjalani sidang etik Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto, Kamis, menyatakan saat ini pihak Polda Sulteng tengah menyusun resume untuk gelar sidang kode etik terhadap oknum polisi berinisial IGDN yang berpangkat iptu tersebut.

"Sampai saat ini masih dalam proses pemeriksaan, Kemudian terkait kode etik akan segera disusun resmue setelah resume nanti kami akan tindak. Kami upayakan dalam satu minggu ini sudah disidang tentang kode etik,’" ujar Didik.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Dikritik Habis-habisan Junimart Girsang, Ternyata Gara-gara Ini...

Didik menerangkan, untuk pidana umumnya saat ini masih dalam tahap penyelidikan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi di Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulteng. Setelah pemeriksaan saksi, kasus tersebut akan ditingkatkan pada tahap gelar perkara.

"Tapi kalau pidana umum masih melakukan penyelidikan, semua yang terkait diperiksa krimum, setelah saksi diperiksa kami akan gelar, kemudian naik pada tahap penyidikan," ujarnya pula.

"’Berdasarkan gelar setelah pemeriksaan saksi-saksi, bisa ditetapkan siapa tersangkanya,’" kata Didik lagi.

Didik menjelaskan bahwa hasil visum dari korban berinisial S juga telah dikantongi oleh pihak kepolisian, namun hasil tersebut belum dapat disampaikan ke publik.

Baca Juga: Rachel Vennya Diperiksa Hari Ini, Polda Metro Jaya Sebut Ada Temuan Tak Terduga

"’Tidak bisa sampaikan ke publik hasil visumnya,’" ujarnya pula.

Sebelumnya, seorang kapolsek di Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng diduga telah melakukan tindakan asusila terhadap seorang perempuan di daerah tersebut. Kapolsek berinisial IDGN diduga berbuat asusila kepada seorang remaja perempuan dengan janji akan membebaskan ayahnya yang mendekam di jeruji besi, jika permintaan tersebut dituruti. Hingga perbuatan tersebut dilakukan, IDGN tidak kunjung membebaskan ayah remaja perempuan itu.

Baca Juga: Kontroversi Aturan Naik Pesawat Harus Tes PCR, Kemenhub Beri Penjelasan Begini...

Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi juga telah mengunjungi rumah korban di Kabupaten Parigi Moutong, dan berjanji akan menuntaskan kasus ini.***

Halaman:
1
2

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesan Kebangsaan Kang Aher ke PWS Sumatera Utara

Kamis, 18 November 2021 | 16:19 WIB
X