• Selasa, 30 November 2021

Jadi Syarat Wajib, Tes PCR di Bandara Soetta Dibanderol Rp495 Ribu

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:52 WIB
Calon penumpang pesawat berjalan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (23/10/2021). Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan terbaru terkait syarat penerbangan udara pada masa PPKM yakni penerbangan dari atau ke bandara di pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2X24 jam sebelum keberangkatan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp. (FAUZAN)
Calon penumpang pesawat berjalan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (23/10/2021). Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan terbaru terkait syarat penerbangan udara pada masa PPKM yakni penerbangan dari atau ke bandara di pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2X24 jam sebelum keberangkatan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp. (FAUZAN)

INILAHKORAN, Bandung- Biaya tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Airport Health Center Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menetapkan tarif sebesar Rp495 ribu.

Nominal biaya tersebut sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2845/2021 Tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription PCR.

SM of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi menjelaskan hasil tes PCR tersebut dapat diketahui dalam kisaran waktu tiga jam. Sehingga penumpang pesawat yang tidak memiliki bukti negatif PCR bisa segera dites di bandara saat hendak berangkat.

Baca Juga: Jelang Man United vs Liverpool, Solskjaer Ketar-ketir: Kami Berada di Belakang Mereka...

"Layanan PCR drive thru Airport Health Center di Terminal 3 dapat diketahui dalam waktu kisaran 3 jam atau jauh lebih cepat dibandingkan dengan biasanya 1x24 jam," ujarnya, Minggu 24 Oktober 2021.

Sebelumnya, pemerintah memberlakukan kebijakan untuk transportasi udara yang mewajibkan tes PCR untuk para penumpang. Ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 88/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: MotoGP Emilia Romagna Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming di Sini

Selain harus memiliki sertifikasi vaksin, setiap penumpang pesawat terbang wajib menyertakan hasil negatif tes PCR maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan,

Kebijakan ini masih menjadi pertentangan dari sejumlah pihak lantaran moda transportasi lain membolehkan hanya menyertakan surat negatif antigen. Karena itu muncul berbagai dugaan mengenai syarat wajib PCR hanya sekadar permainan bisnis.***

Editor: Bsafaat

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Nataru, MenPAN-RB Larang ASN Cuti Akhir Tahun

Minggu, 28 November 2021 | 13:30 WIB

Anies Baswedan Buka Suara Soal Sebutan Kadrun, Marah?

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB
X