• Selasa, 17 Mei 2022

Sederet Kontroversi Dudung Abdurachman, 'Rival' FPI yang Bilang Semua Agama Benar

- Kamis, 18 November 2021 | 07:45 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman punya sederet kontroversi terutama terkait pernyataannya soal FPI. (Hafidz Mubarak A)
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman punya sederet kontroversi terutama terkait pernyataannya soal FPI. (Hafidz Mubarak A)


INILAHKORAN, Bandung- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Rabu 17 November 2021.

Dudung Abdurachman naik pangkat bintang empat untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang juga diambil sumpahnya sebagai Panglima TNI.

Perjalanan karir Dudung Abdurachman memang gemilang. Pria kelahiran Bandung, 19 November 1965 ini terbilang moncer dan sangat cepat.

Nama Dudung Abdurachman melambung ketika menjabat posisi Pangdam Jaya. Karirnya pun langsung melesat berbarengan dengan berbagai kebijakannya ketika itu yang mencuri perhatian publik.

Baca Juga: Tim Advokat Pembela Ulama Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Densus 88

Inilah Sederet Kontroversi Dudung Abdurachman yaang membawanya ke kursi tinggi di Angkatan Darat itu di antaranya:

Pada November 2020, Dudung Abdurachman yang menjabat sebagai Pangdam Jaya memerintahkan anak buahnya mencopot baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ketika itu Muhammad Rizieq Shihab.

Peristiwa ini terjadi saat Habib Rizieq hendak pulang dari Arab Saudi.

Saat itu, banyak simpatisan organisasi yang berdiri pada 1998 itu yang memasang baliho Rizieq Shihab di Jakarta. Namun, karena tak berizin, Satpol PP melakukan penertiban. Sedangkan TNI ikut serta membantu proses tersebut.

Baca Juga: Saipul Jamil Ungkap Status Hubungannya dengan Indah Sari

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yaqut Bantah Dana Haji Dipakai Pembangunan IKN

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:45 WIB
X