• Minggu, 23 Januari 2022

Ramai Desakan Pembubaran MUI, Ini Penjelasan Mahfud MD

- Sabtu, 20 November 2021 | 23:34 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (antara)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (antara)

INILAHKORAN, Bandung-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD turut angkat bicara terkait ramainya media sosial dengan isu pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Disinhalir, hal ini dipicu oleh penangkapan pengurus MUI pusat oleb Densus 88. Sehingga banyak netizen yang menyerukan pembubaran MUI karena dianggap telah tersusupi kelompok teroris.

Tanggapan berbeda datang dari Menkopolhukam yang mengatakan dirinya tidak setuju dengan wacana pembubaran MUI tersebut. Dia mengatakan jangan karena satu oknum MUI jadi korbannya.

Baca Juga: Makin Kencang Isu Hadi Tjahjanto Gantikan Posisi Mahfud MD, Begini Analisa Pengamat


“Terkait dengan penangkapan tiga terduga teroris yang melibatkan oknum MUI, mari jangan berpikir bahwa MUI perlu dibubarkan," ucap Mahfud MD, dikutip Inilah Koean dari akun Twitternya, Sabtu, 20 November 2021.

Mahfud MD pun meminta agar masyarakat tidak menyebarkan berita bohong yang terkesan mengadu domba Pemerintah dan MUI. Hal itu menurutnya merupakan bentuk provokasi yang bersumber dari khayalan.

"Jangan memprovokasi dengan mengatakan bahwa Pemerintah via Densus 88 Menyerang MUI. Itu semua provokasi yang bersumber dari khayalan, bukan dari pemahaman atas peristiwa,” tuturnya.

Baca Juga: Telak! Tanggapi Pernyataan Mahfud MD, Ini Jawaban Lengkap Yusril

Mahfud menjelaskan bahwa MUI tidak bisa bisa dibubarkan begitu saja. Karena menurutnya MUI sebagai lembaga agama Islam mempunyai kedudukan yang sangat kokoh di dalam undang-undang.

“Misalnya di dalam UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Pasal 1.7 dan Pasal 7.c). Juga di Pasal 32 (2) UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Posisi MUI kuat tak dan bisa sembarang dibubarkan,” terang mantan Ketua MK tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Tak Ada Guna Uji AD/ART Partai, Yusril: Pemerintah Sebaiknya Netral

Diketahui beberapa waktu lalu Densus 88  telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang terkait aktivitas lembaga pendanaan milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI). Satu dari tiga orang yang ditangkap tersebut merupakan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat.***(Yosep Saepul Ramdan)

 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Jakarta 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 07:46 WIB

Tiba di Indonesia, 87 Jamaah Umrah Terpapar Covid-19

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:15 WIB

Kurikulum Nasional Akan Dikaji Ulang di 2024

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:17 WIB
X