• Sabtu, 4 Desember 2021

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fraksi PKS: Buang-Buang Energi

- Kamis, 25 November 2021 | 17:02 WIB
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman didampingi anggota Majelis Hakim MK Aswanto (kiri) dan Saldi Isra (kanan) memimpin sidang lanjutan pengujian formil dan materiil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap UUD 1945 di Ruang Sidang Gedung MK, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan ahli yang dihadirkan DPR. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww. (Aprillio Akbar)
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman didampingi anggota Majelis Hakim MK Aswanto (kiri) dan Saldi Isra (kanan) memimpin sidang lanjutan pengujian formil dan materiil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap UUD 1945 di Ruang Sidang Gedung MK, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan ahli yang dihadirkan DPR. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww. (Aprillio Akbar)

INILAHKORAN, Bandung - Pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang perbaikan UU Cipta Kerja, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap pembahasan tentang UU ini dulu hanya membuang energi.

Hal itu diungkapkan Fraksi PKS di akun Twitter @FPKSDPRRI, Kamis, 25 November 2021.

"Kan 'Buang-buang' Energi, akhirnya ya begini," tulis akun tersebut di Twitter.

Baca Juga: Bertentangan dengan UUD 1945, MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki

Fraksi PKS pun mengaku menolak UU Cipta Kerja ini sedari awal. Dia mengatakan bahwa penyusunan UU tersebut harus cermat.

"Sejak Awal F PKS DPR RI Menolak UU Cipta kerja sudah ingatkan bahwa dalam penyusunan harus cermat, melibatkan banyak stakeholder dan seksama," lanjut akun tersebut.

Aku tersebut pun mengklaim bahwa PKS menolak UU Cipta Kerja itu.

Baca Juga: MK Putuskan UU Cipta Kerja Wajib Diperbaiki, Netizen ke Hakim Arief Hidayat: Lol Banget Ampun Pak Arief

"Kala itu PKS menolak, saat ini Mahkamah Konstitusi | @officialMKRI mengingatkan agar diperbaiki dan bila tidak diperbaiki maka UU yang direvisi oleh UU Cipta Kerja, dianggap berlaku kembali," tulisnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Bubarkan Massa Reuni 212 di Sarinah

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:30 WIB
X