• Minggu, 22 Mei 2022

Antisipasi Kerumunan Reuni 212, Polda Metro Terapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kawasan Patung Kuda

- Kamis, 2 Desember 2021 | 10:21 WIB
Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya membubarkan massa Reuni 212 di Jalan H. Agus Salim, Jakarta, Kamis (2/12/2021).  (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya membubarkan massa Reuni 212 di Jalan H. Agus Salim, Jakarta, Kamis (2/12/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

INILAH KORAN, Bandung - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, tak ada pengamanan khusus dalam mengantisipasi apabila kegiatan Reuni 212 tetap digelar.

Kendati begitu, kata Zulpan pihaknya tetap menerapkan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat untuk antisipasi kerumunan.

Seperti diketahui, sebelumnya dikabarkan kegiatan Reuni 212 dengan tajuk "aksi super damai" akan digelar pada hari ini Kamis 2 Desember 2021 yang berpusat di kawasan Patung Kuda.

Baca Juga: Waduh, Bos Tim Balap ini Menyesal Pernah Menggunakan Jasa Valentino Rossi di Tim Balap Petronas Yamaha SRT

"Jadi tidak ada hal yang khusus perkuatan tidak ada hanya kegiatan rutin saja yang dilakukan anggota di lapangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan pada Kamis 2 Desember 2021.

"Kita hanya mengantisipasi saja artinya agar tidak ada kerumunan orang di wilayah khususnya Patung Kuda sehingga di seputatan wilayah itu memang ada pengalihan arus lalu lintas," lanjutnya.

Lebih lanjut Zulpan menerangkan, hingga pagi ini petugas tidak melihat ada massa (Peserta Reuni 212) yang mengarah ke Patung kuda.

Baca Juga: Siap-siap Daftar! Pemerintah Perpanjang Program Kartu Prakerja Tahun 2022

"Kita sudah melakukan penutupan di area itu karena sudah disampaikan kemarin PMJ (Polda Metro Jaya) tidak mengeluarkan izin," kata Zulpan.

Kendati begitu, Zulpan mengingatkan apabila masih ada pihak yang memaksa untuk menggelar aksi Reuni 212, maka akan dikenakan sanksi pidana.

Lantaran kata Zulpan sudah dikategorikan pelanggaran hukum dan diancam pasal 212 sampai 218 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Juga: Polisi Filterisasi Kendaraan ke Jakarta Antisipasi Kerumunan 212

"Jangankan steering comite semua orang yang terlibat kegiatan itu akan dikenakan sanksi pidana. Apalagi steering comite panitia pelaksana penanggung jawab yang mengarahkan orang ke sana itu pasti ini lagi lebih dianggap bertanggungjawab," tutur Zulpan.***(Rinda Suherlina)

Editor: Firda Rachmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terbaru! Syarat Naik Kereta Api Bulan Mei 2022

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:15 WIB

Kejagung Panggil Bos Alfamart, Ada Apa?

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:49 WIB

Pemerintah Kembali Izinkan Ekspor Minyak Goreng

Kamis, 19 Mei 2022 | 20:30 WIB
X