• Minggu, 23 Januari 2022

Waspada! Jokowi Wanti-wanti Bahaya COVID-19 Varian Omicron

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:17 WIB
Tangkap layar Presiden Jokowi berbicara saat Upacara Peringatan ke-76 Hari TNI di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 5 Oktober 2021. (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Tangkap layar Presiden Jokowi berbicara saat Upacara Peringatan ke-76 Hari TNI di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 5 Oktober 2021. (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
INILAHKORAN, Bandung-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti agar masyarakat tetap waspada terhadap COVID-19 varian Omicron yang sudah mulai menyebar ke beberapa negara.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2021, di Candi Ballroom, Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat 3 Desember 2021.
 
“Ancaman ini belum selesai. Kita boleh bersyukur, kita boleh berbangga tapi tetap harus waspada, hati-hati yang namanya sekarang ini ancaman gelombang keempat varian Omicron, hati-hati,” tuturnya.
 
 
Jokowi pun mengingatkan kepada aparat yang bertugas di wilayah perbatasan agar lebih waspada. Pasalnya kata ia COVID-19 varian Omicron bisa saja terbawa oleh warga yang bepergian ke luar negeri.
 
“Utamanya, Polda-Polda yang berkaitan dengan perbatasan dengan negara-negara lain karena yang membawa bisa orang-orang asing, bule-bule, tapi juga dari warga negara kita sendiri utamanya tenaga kerja kita yang dari luar waktu masuk kembali,” ucapnya.
 
Jokowi menegaskan, agar TNI-Polri beserta jajarannya untuk terus mempercepat dan menggencarkan program vaksinasi COVID-19.
 
 
“Provinsi-provinsi mana yang masih harus digencarkan, ada 15 provinsi yang masih di bawah 60 (persen). Sumsel, Sumbar, NTT, Kalbar, Kalsel, Riau, Sulbar, Sulsel, Maluku Utara, Sulteng, Papua Barat, Maluku, Sultra, Aceh, Papua,” ucapnya.
 
Lebih lanjut Jokowi pun mewanti-wanti untuk menjaga protokol kesehatan. Terlebih ada beberapa kota yang mengalami tren naik kasus COVID-19.
 
“Hati-hati 17 kabupaten/kota di 8 provinsi yang mengalami tren naik selama 2-3 minggu terakhir ini. Naik sedikit saja segera antisipasi, walaupun masih dalam hitungan puluhan per minggu tapi tetep harus segera diantisipasi karena larinya nanti bisa ke keamanan, bisa ke politik, ketertiban masyarakat, semuanya,” tandas Presiden. (Rinda Suherlina)***
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Jakarta 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 07:46 WIB

Tiba di Indonesia, 87 Jamaah Umrah Terpapar Covid-19

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:15 WIB

Kurikulum Nasional Akan Dikaji Ulang di 2024

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:17 WIB
X