• Senin, 24 Januari 2022

Ini Penyebab Erupsi Gunung Semeru Kata Ahli ITB

- Minggu, 5 Desember 2021 | 13:13 WIB
Gunung Semeru
Gunung Semeru

INILAHKORAN, Bandung - Ahli Vulkanologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Mirzam Abdurrachman mengatakan, material aliran lahar yang terjadi di Gunung Semeru merupakan akumulasi dari letusan sebelumnya yang menutupi kawah gunung tersebut.

“Terkikisnya material abu vulkanik yang berada di tudung gunung tersebut membuat beban yang menutup Semeru hilang sehingga membuat gunung mengalami erupsi,” kata Mirzam Abdurrachman, melalui siaran persnya, Minggu 5 Desember 2021.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru erupsi pada Sabtu sore, (4/12/2021) sekitar pukul 14:50 WIB. Mengutip dari Magma Indonesia, visual letusan tidak teramati akan tetapi erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 5160 detik.

Baca Juga: Duh, Gunung Merapi Kembali Muntahan Lava Pijar Hingga Sejauh 1,5 Kilometer

Menurut Mirzam Abdurrachman, saat terjadi erupsi warga cenderung tidak merasakan adanya gempa, akan tetapi tetap terekam oleh seismograf. Hal ini disebabkan oleh sedikitnya material yang berada di dalam dapur magma.

Dia menjelaskan, kenapa Gunung Semeru bisa meletus. Ada tiga hal yang menyebabkan sebuah gunung api bisa meletus. Pertama karena volume di dapur magmanya sudah penuh, kedua karena ada longsoran di dapur magma yang disebabkan terjadinya pengkristalan magma, dan yang ketiga di atas dapur magma.

“Faktor yang ketiga ini sepertinya yang terjadi di Semeru, jadi ketika curah hujannya cukup tinggi, abu vulkanik yang menahan di puncaknya baik dari akumulasi letusan sebelumnya, terkikis oleh air, sehingga gunung api kehilangan beban. Sehingga meskipun isi dapur magmanya sedikit yang bisa dilihat dari aktivitas kegempaan yang sedikit (hanya bisa diditeksi oleh alat namun tidak dirasakan oleh orang yang tinggal di sekitarnya), Semeru tetap bisa erupsi,” jelasnya.

Baca Juga: Lagi, Gunung Merapi Meluncurkan Guguran Lava Pijar Satu Kilometer

Dosen pada Kelompok Keahlian Petrologi, Vulkanologi, dan Geokimia, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) itu mengatakan, Gunung Semeru merupakan salah satu gunung api aktif tipe A.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Jakarta Senin 24 Januari 2022

Senin, 24 Januari 2022 | 07:42 WIB

Jadwal SIM Keliling Jakarta 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 07:46 WIB
X