Kasus Novia Widyasari Belum Usai, Muncul Korban Mengaku Dihamili dan Dipaksa Aborsi Anggota BIN

Seorang wanita mengaku dihamili dan dipaksa aborsi oleh oknum anggota Badan Intelijen Negara (BIN) Pejaten

Kasus Novia Widyasari Belum Usai, Muncul Korban Mengaku Dihamili dan Dipaksa Aborsi Anggota BIN
Belum usai kasus Novia Widyasari, muncul wanita yang mengaku dihamili dan dipaksa aborsi anggota BIN. /Pixabay

INILAHKORAN, Bandung - Kasus Novia Widyasari masih menjadi perbincangan publik. Namun, baru-baru ini muncul kasus baru dari seorang wanita yang mengaku dihamili dan dipaksa aborsi oleh oknum anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

Pengakuan wanita tersebut diunggah di akun Twitter @AREAJULID. Dirinya mengaku dipaksa untuk meminum obat misoprostol oleh kekasihnya yang diduga seorang anggota BIN Pejaten, Jakarta Selatan berinisial HM.

Dia juga mengaku bahwa sang kekasih meninggalkannya di hotel saat ia mengalami pendarahan hebat usai dipaksa menggugurkan kandungannya.

Baca Juga: Ibunda Novia Widyasari Buka Suara, Netizen Pertanyakan Keaslian Video: Seperti Ada Ancaman Nih

Tak hanya itu, dia juga mengaku akibat kejadian tersebut dirinya divonis tidak bisa hamil lagi.

"Aku mau ikutan speak up aku butuh bantuan. Aku dihamili anggota BIN Pejaten, dipaksa aborsi minum misoprostol, ditinggalin di hotel sendirian dalam keadaan pendarahan dan lemah selama 3 hari, aku harus operasi kuret karena janin bayinya masih ada aku sudah divonis tidak bisa hamil lagi," ujarnya dalam akun @milkteasbux.

Selain itu, wanita tersebut juga mengaku keluarga pelaku tak ada itikad baik untuk bertanggungjawab.

Baca Juga: Bripda Randy Bagus Dipecat Secara Tak Hormat dan Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Dia juga mengatakan bahwa dirinya sudah meminta bantuan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk dilakukan mediasi, tetapi pelaku terus mangkir.

Dia juga mengatakan pernah melakukan percobaan bunuh diri, tetapi keduanya gagal dan ia juga pernah mendatangi psikolog.

Baca Juga: Bima Serahkan Anugerah Bakti Utama Pusaka ke Presiden Jokowi

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut terkait kasus dugaan aborsi paksa yang dilakukan oleh oknum anggota BIN tersebut.***


Editor : inilahkoran