Jelang Nataru PPKM Level 3 Batal, Netizen: PPKM Hanya Berlaku Saat Hari-Hari Besar Islam

PPKM Level 3 batal diberlakukan pemerintah di seluruh Indonesia. Netizen menganggap bahwa PPKM hanya berlaku bagi hari besar umat Islam.

Jelang Nataru PPKM Level 3 Batal, Netizen: PPKM Hanya Berlaku Saat Hari-Hari Besar Islam

INILAHKORAN, Bandung,- PPKM level 3 batal diberlakukan pemerintah di seluruh Indonesia. Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” terang Menko Luhut dalam keterangan persnya, Senin 6 Desember 2021.

Baca Juga: Update Kasus Mantan Kekasih Laura Anna, Gaga Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

PPKM level 3 batal diberlakukan pada periode libur Nataru ini di semua wilayah.

"Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan" katanya.

Sontak PPKM level 3 batal diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia ini mengundang reaksi netizen.

Sehingga banyak netizen yang menganggap bahwa PPKM hanya berlaku bagi hari besar umat Islam.

Baca Juga: Panjang Jalan dan Pertumbuhan Kendaraan Tak Seimbang Penyebab Kabupaten Bandung Sering Macet

“Ketika sedang maraknya varian Omnicron, PPKM malah di longgarkan,. Sepertinya PPKM hanya berlaku saat Idul Fitri, Idul Adha, 1 Muharram dan hari2 besar Islam lainnya," ucapa akun @Ferdy_Mujahid.

“Ntar ramadhan dan idul fitri PPKM lagi,' ungkap akun @cybsquad_.

“Mei 2022, PPKM level 4 akan diterapkan kembali, karena pada saat itu bulan puasa dan diikuti dgn perayaan Idul Fitri umat. Islam. Selamat kepada yg merayakan Natar," tulis @AlipWre.

“Natal dan Tahun Baru, bebas, ngga ada PPKM. Padahal waktu idul fitri, idul adha, ditiadakan sholat jamaah. Hari libur Maulid Nabi digeser. Kalau muslim sih dikekang PPKM terus," kata @yoke_cihuy.***


Editor : inilahkoran