Update! Proses Hukum 3 Oknum Anggota TNI Pelaku Pembunuhan Korban Kecelakaan Nagreg

- Selasa, 28 Desember 2021 | 16:15 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa  (Hafidz Mubarak A)
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (Hafidz Mubarak A)

INILAHKORAN, Bandung - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, tiga anggotanya yang terlibat tabrak lari berujung pembunuhan dua sejoli di Nagreg Kabupaten Bandung akan ditetapkan sebagai tersangka.

"Per hari ini penyidik baik dari Angkatan Darat maupun TNI akan menetapkan mereka sebagai tersangka," kata Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa di Jakarta, Selasa 28 Desember 2021.

Andika Perkasa mengatakan, proses hukum ketiganya akan ditarik terpusat di Jakarta untuk lebih mengoptimalkan proses penyelidikan.

Baca Juga: Berbohong, Kolonel Priyanto yang Tabrak Dua Sejoli di Nagreg Bikin Geram Panglima TNI Andika Perkasa

"Untuk memudahkan (proses hukum) akan ditarik. Locusnya kan sebetulnya ada di Jawa Barat tapi ditarik ke Jakarta sehingga dilakukan secara terpusat," imbuhnya.

Kendati begitu, ketiganya ditahan secara terpisah. Kolonel P ditahan di tahanan militer Pomdam Jaya, Koptu AS ditahan di Bogor, dan Kopda DA di Cijantung, Jakarta Timur.

"Kita pusatkan tapi tidak kita satukan sehingga bisa kita konfirmasi," pungkas Andika.

Diberitakan sebelumnya, korban kecelakaan Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) mengalami kecelakaan lalu lintas pada Rabu 8 Desember 2021 sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Raya Nagreg dekat depan SPBU Ciaro Kampung Tegal Lane RT 02/07, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Usai kejadian kecelakaan, keduanya pun menghilangkan. Tiga hari kemudian, warga dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan pada Sabtu 11 Desember 2021 sekitar pukul 13.00 WIB di Muara Sungai Serayu, Dusun Bleberan, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X