Prediksi Gelombang Tiga Omicron Akan Terjadi Pada Bulan Ini, Menkes Minta Masyarakat Tetap Waspada

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memperkiraka lonjakan gelombang tiga virus variant omicron yang akan terjadi di Indonesia.

Prediksi Gelombang Tiga Omicron Akan Terjadi Pada Bulan Ini, Menkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Prediksi Gelombang Tiga Omicron Akan Terjadi Pada Bulan Ini, Menkes Minta Masyarakat Tetap Waspada

INILAHKORAN, Bandung,- Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memperkiraka lonjakan gelombang tiga virus variant omicron yang akan terjadi di Indonesia.

Virus variant Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan kini telah mamasuki Indonesia.

Menurut Budi, lonjakan akan terjadi pada 2 minggu setelah arus balik atau pada 1 Januari 2022.

Baca Juga: Para Pemain Persib Ramai-ramai Paketkan Sepeda Motor ke Bali, Beckham Putra: Biar Ngirit

"Gelombang tiga diprediksi akan terjadi pada dua minggu setelah tanggal 1 januari," ucap Budi Gunadi Sadikin dikutip Inilah Koran dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa 28 Desember 2021.

Budi Gunadi Sadikin menambahkan, jika hal itu bisa saja meleset atau bahkan terjadi lebih lambat lantaran imunitas masyarakat Indonesia sudah terbentuk dan akibat dari vaksinasi yang sudah mulai merata.

"Mungkin itu bisa tertunda karena imunitas kita yang masih baik dan vaksinasi kita sudah tinggi," lanjutnya.

Baca Juga: Menteri Kesehatan Akan Lakukan Ini Jika Kasus Terburuk Omicron Terjadi di Indonesia

Menkes menyebutkan jika varian Omicron ini berbeda dengan Varian delta dilihat dari peningkatannya yang lebih lambat dibanding varian delta.

"Omicron berbeda dengan delta, dia naiknya cepet banget , kalo delta agak pelan," ungkapnya.

Walaupun varian baru ini kini memasuki Indonesia, Budi Gunadi Sadikin berpesan kepada warga Indonesia harus tetap tenang dan tidak menakut-nakuti serta tetap waspada.

Baca Juga: Ternyata, David da Silva Kagumi Persib Sejak Musim 2020 kerena Dua Faktor Ini

"Pesan saya sebagai menkes buat temen-temen kita waspada tapi gausah menaku-nakuti," ujarnya.

Menkes Budi juga menambahkan jika varian ini lebih ringan dibanding delta membuat warga Indonesia akan kebal, mengingat masyarakat Indonesia telah terbukti memiliki imunitas paling bagus.

"Kita gaboleh paranoid. karena kemungkinan besar dia lebih ringan dari delta sehingga yang masuk rumah sakit lebih dikit," ungkapnya.

Baca Juga: Update! Proses Hukum 3 Oknum Anggota TNI Pelaku Pembunuhan Korban Kecelakaan Nagreg

"Sudah terbukti imunitas yang paling bagus itu terjadi di indonesia karena kena duluan baru kemudian di vaksin," tutupnya.***(Hafshah Nurhabibah)


Editor : inilahkoran