• Senin, 16 Mei 2022

Lemkapi Dukung Polda Jabar Usut Tuntas Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Habib Bahar

- Minggu, 2 Januari 2022 | 09:44 WIB
Polda Jabar memastikan penyelidikan kasus Bahar bin Smith bukan karena kritik untuk KSAD Dudung Abdurrachman. (Dok InilahKoran)
Polda Jabar memastikan penyelidikan kasus Bahar bin Smith bukan karena kritik untuk KSAD Dudung Abdurrachman. (Dok InilahKoran)

INILAHKORAN, Bandung - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mendukung penyidik Polda Jabar untuk melakukan proses hukum Bahar bin Smith alias Habib Bahar terkait dugaan ujaran kebencian.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu malam seperti dilansir dari Antara, Lemkapi mengatakan Polda Jabar bertindak sesuai prosedur dalam meningkatkan status hukum Bahar bin Smith alias Habib Bahar dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Artinya, kata Lemkapi, penyidik Polda Jabar dalam menangani kasus ini sudah memiliki cukup bukti untuk memproses secara hukum Bahar bin Smith.

Baca Juga: Dugaan Ujaran Kebencian Bahar Bin Smith, Polisi Periksa 50 Orang Saksi

Polda Jabar sudah menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara ujian kebencian yang dilakukan Bahar saat berceramah di Bandung.

Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini, polisi sebagai aparat negara dalam penegakan hukum memiliki kewajiban untuk melakukan proses hukum terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum tanpa mengenal siapapun dia.

"Sebab, setiap warga sama kedudukannya di depan hukum. Setiap ada dugaan pelanggaran hukum, polisi tidak boleh melakukan pembiaran," katanya. Dia mengatakan masyarakat mengharapkan tidak boleh ada ujaran kebencian termasuk terhadap pejabat negara.

Baca Juga: Kasus Bahar Bin Smith, Polisi Sudah Periksa 50 Orang Saksi dan Amankan 6 Barang Bukti Terbaru

"Masyarakat tidak ingin ada penyebaran fitnah dan penghasutan serta melakukan provokasi. Karena perbuatan semacam itu jelas adalah bentuk pelanggaran hukum," katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X