• Kamis, 7 Juli 2022

Banyak Kasus Kekerasan Seksual, Komnas Perempuan Desak RUU TPKS Segera DIsahkan

- Rabu, 12 Januari 2022 | 21:04 WIB
Komnas Perempuan mendesak RUU TPKS segera disahkan.  (Antara)
Komnas Perempuan mendesak RUU TPKS segera disahkan. (Antara)

INILAHKORAN, Jakarta - Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani mengatakan kebutuhan untuk pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) mendesak dan genting melihat kondisi saat ini.

"Komnas Perempuan bersama gerakan perempuan dan masyarakat sipil sudah 10 tahun mengampanyekan setop kekerasan seksual," kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani pada webinar Doa Lintas Iman untuk Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Jakarta, Rabu 12 Januari 2022 sebagaimana dikutip dari Antara.

Dikatakan Komnas Perempuan bahwa desakan pentingnya RUU TPKS untuk segera disahkan mengingat kasus kekerasan seksual terhadap perempuan terus meningkat setiap tahun.

Bahkan, kejahatan tersebut tak jarang juga terjadi di lingkungan yang dianggap aman bagi para korban, misalnya lingkup pendidikan, tempat bekerja, tetangga, hingga keluarga korban sendiri.

Baca Juga: RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Naik Kelas, DPR: Insya Allah Disahkan Pekan Depan

Secara khusus, sejak 2010 Komnas Perempuan telah mengumpulkan data untuk memastikan isu-isu soal kekerasan seksual. Tujuannya agar lebih dimengerti masyarakat sebagai dasar pemikiran untuk mengembangkan draft RUU TPKS yang sedang dibahas.

Dalam perjalanannya, pada tahun 2016 atau pertama kalinya RUU TPKS dimasukkan ke dalam Program Legislasi Nasional terdapat sejumlah hambatan.

Mulai dari perbedaan pendapat, isu kebohongan, hingga kebencian, kata dia, turut mewarnai proses RUU TPKS tersebut di tengah masyarakat.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Usia 9 Tahun, Pelaku Pamannya Sendiri

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X