• Kamis, 26 Mei 2022

Selain Abdul Gafur Mas'ud, Ini Deretan Kepala Daerah di Kalimantan Timur yang Pernah Berurusan dengan KPK

- Kamis, 13 Januari 2022 | 13:03 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud dalam sebuah acara. Dia diamankan KPK di Jakarta atas dugaan menerima suap.
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud dalam sebuah acara. Dia diamankan KPK di Jakarta atas dugaan menerima suap.

Rita Widyasari

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (tengah) memberikan kesaksian bagi terdakwa Azis Syamsuddin (kiri) pada sidang lanjutan kasus suap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/12/2021). Sidang beragenda mendengarkan keterangan empat saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK salah satunya mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju, Pengacara (Indrianto Eko Suwarso)

Rita Widyasari adalah anak Syaukani HR. Dia kemudian juga terpilih sebagai Bupati Kutai Kartanegara. Tapi, pada September 2017, dia juga ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Dia dijatuhi vonis 10 tahun penjara karena terbukti menerima gratifikasi senilai Rp110,72 miliar terkait perizinan proyek di Pemkab Kukar. Dia melakukan bersama Khairudin, tangan kanannya yang juga dihukum 9 tahun penjara.

Saat ini, dia masih menjalani hukuman di Lapas Tangerang. Tapi, kini Rita Widyasari juga sudah berstatus tersangka kasus pencucian uang Rp436 miliar. Dia pun terseret kasus penyuapan mantan penyidik KPK Robin Pattuju.

Ismunandar

Ismunandar adalah Bupati Kutai Timur. Tahun lalu, dia dijebloskan ke penjara ke Lapas Tangerang. Dia dijatuhi vonis 7 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi di pengadilan tipikor.

Ismunandar tak sendirian. Ada pula istrinya, Encek Unguria Riarinda yang juga mantan Ketua DPRD Kutai Timur. Sang istri dihukum 6 tahun penjara.

Ismunandar terbukti menerima suap berhubungan dengan proyek di Kutai Timur. Dia juga menerima suap dari pejabar di lingkungan Pemkab Kutim hingga Rp22 miliar. Sementara istrinya selaku Ketua DPRD juga menerima uang dari pejabat di lingkungan Pemkab Kutim.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X