• Senin, 23 Mei 2022

Jokowi Sebut Kasus Covid Turun Lantaran Masyarakat Amalkan Nilai Gotong Royong

- Senin, 17 Januari 2022 | 19:11 WIB
Presiden Jokowi sebut kasus covid-19 di Inodonesia turun lantaran masyarakat mengamalkan gotong royong dan mengamalkan nilai Pancasila.
Presiden Jokowi sebut kasus covid-19 di Inodonesia turun lantaran masyarakat mengamalkan gotong royong dan mengamalkan nilai Pancasila.

 

INILAHKORAN, Bandung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) men ilai turunnya kasus positif Covid-19 di Indonesia lantaran masyarakat dapat mengamalkan semangat gotong royong.

Nilai gotong royong selama pandemi Covid-19, Jokowi, sangat tercermin di masyarakat. Hal ini sangat penting, khususnya dalam mengamalkan nilai ke Pancasilaan.

"Kenapa kita bisa turunkan (kasus Covid-19) ini yang sangat drastis, itu karena kita miliki gotong royong, Pancasila," ujar Jokowi saat memberikan kuliah umum pada dies natalis Universitas Parahiyangan (Unpar) ke-67, Senin 17 Januari 2022.

Baca Juga: Hadiri Dies Natalis Unpar, Jokowi Berbicara Tentang Keberhasilan Indonesia Hadapi Pandemi

Menurut Jokowi, berkaca dari dua tahun ke belakang di mana kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan yang siginfikan. Namun, karena tertanamnya nilai gotong royong di masyarakat, kasus pun menurun.

"Kita patut bersyukur secara kongkret, kasus corona yang muncul bulan Mei hingga pertengahan Juli, kengerian di mana-mana, utamanya Jawa dan Bali saya ingat itu 56 ribu kasus aktif setiap hari, kita bersyukur hari ini sudah mengalami penurunan," ucapnya.

Selain itu, Jokowi mengatakan bahwa kondisi pandemik membuat dampak perekonomian global. Menurutnya, para pemimpin saat ini tengah bimbang dalam memutuskan kebijaksanaan karena, pandemik membuat kondisi terus berubah.

Baca Juga: Sindir Relawan Jokowi Mania? Kader PBB: Pelapor Dilaporin Balik Itu Belajar Hukum Darimana

"Kita tahu, revolusi Industri 4.0 distrupsi tekninologi di barengi pandemik betul menyebabkan ketidak pastian global yang semakin meningkatkan keraguan setiap pemimpin, karena setiap hari berubah- berubah hingga mengakibatkan ketidak pastian," ucapnya. (Riantonurdiansyah)

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terbaru! Syarat Naik Kereta Api Bulan Mei 2022

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:15 WIB

Kejagung Panggil Bos Alfamart, Ada Apa?

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:49 WIB

Pemerintah Kembali Izinkan Ekspor Minyak Goreng

Kamis, 19 Mei 2022 | 20:30 WIB
X