• Senin, 23 Mei 2022

Polisi Disebut Jemput Paksa Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti Terkait Laporan Luhut

- Selasa, 18 Januari 2022 | 11:40 WIB
Luhut, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.  (©2021 Merdeka.com)
Luhut, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. (©2021 Merdeka.com)

INILAHKORAN, Bandung - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Fatia Maulidiyanti, kabarnya dijemput paksa oleh polisi pada Selasa 18 Januari 2022.

Hal itu diungkap Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), M. Isnur. Dalam keterangannya Isnur mengatakan Fatia menolak, dan dia akan datang ke Polda jam 11.00 WIB ini, sementara ada satu Mobil Polisi yang stand by mengikuti.

"Pagi ini sekitar Pukul 08.00 ada 5 Polisi datang ke tempat tinggal Fatia Maulidiyanti (Koordinator KontraS) mau jemput dan bawa ke Polda Metro Jaya, alasan mau jemput Paksa untuk pemeriksaan," ujar  M. Isnur, Selasa 18 Januari 2022.

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Bank Bjb Jadi Solusi Atasi Pinjol Ilegal Lewat Transformasi Digital

Sebelumnya dikabarkan aktivis Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidia masih berstatus saksi dalam kasus pencemaran nama baik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. 

Namun kini kabarnya Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia ke Polda Metro Jaya. Ia melaporkan keduanya dengan Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 14 atau Pasal 15 UU Nomor 1Tahun 1986 tentang Peraturan hukum pidana Pasal 310 KUHP atau Pasal 311 KUHP.

Tuduhan tersebut ada pada video yang diunggah Haris Azhar ke Youtube dengan judul Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Pos Militer Intan Jaya. PT Tobacom Del Mandiri, anak usaha Toba Sejahtera Group disebut terlibat dalam bisnis tambang di Intan Jaya, Papua. Luhut disebut merupakan salah satu pemegang saham di Toba Sejahtera Group.

"Saya melaporkan pencemaran nama baik saya dengan polisi. Jadi Haris Azhar sama Fatiyah," tegas Luhut di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.***

Editor: Rinda Suherlina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X