• Jumat, 27 Mei 2022

Ditelepon KPK Nggak Aktif, Dua ASN Setda Penajam Paser Utara Ini Bakal Dipanggil Komisi Antirasuah

- Selasa, 18 Januari 2022 | 13:16 WIB
Plt Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam, membenarkan dua ASN Setda Kabupaten Penajam Paser Utara bakal dipanggil KPK sebagai saksi. (ANTARA)
Plt Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam, membenarkan dua ASN Setda Kabupaten Penajam Paser Utara bakal dipanggil KPK sebagai saksi. (ANTARA)

INILAHKORAN, Penajam - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Keduanya dipanggil untuk diminta keterangan sebagai saksi kasus suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud.

Pelaksana Tugas  Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa di Penajam, Selasa, 18 Januari 2022, menyebutkan ada dua PNS atau ASN (aparatur sipil negara) dipanggil penyidik KPK untuk diminta keterangan.

Kedua ASN tersebut sempat dipanggil penyidik KPK, kata dia, saat melakukan penggeledahan di ruang kerja bupati dan ruang kerja sekretaris daerah pada Senin lalu.

Baca Juga: KPK Boyong 2 Koper Berkas Usai Geledah Kantor Bupati Penajam Paser Utara AGM

"Kedua PNS itu sempat dihubungi saat penggeledahan, tapi telepon selulernya tidak aktif. Keduanya tetap akan diminta untuk memberikan keterangan saksi," ujarnya.

"Kemungkinan dua ASN itu akan diperiksa penyidik KPK di Mapolda Kaltim di Balikpapan pada Rabu (19/1) dan Kamis (20/1)," tambah Hamdam Pongrewa.

Kedua PNS tersebut merupakan pegawai yang bertugas di Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca Juga: Ini Dia Nama Baru Ibu Kota Negara Baru di Penajam Paser Utara

Pemanggilan kedua ASN itu sebagai upaya penyidik KPK mendalami kasus OTT (operasi tangkap tangan) yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara beserta lima tersangka lainnya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X