• Senin, 23 Mei 2022

Pejabat Pemkot Bekasi Dicecar Soal Aliran Dana ke Pepen

- Rabu, 19 Januari 2022 | 22:00 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat ini KPK tengah mendalami aliran uang ke Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi dengan memeriksa delapan orang saksi. (Antara)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat ini KPK tengah mendalami aliran uang ke Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi dengan memeriksa delapan orang saksi. (Antara)

INILAHKORAN, BekasiKPK terus mendalami aliran dana yang diterima Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendy alias Pepen. Terbaru 8orang saksi diperiksa, di antaranya pejabat dinas di Pemkot Bekasi.

Delapan orang saksi tersebut sudah diperiksa dalam dugaan kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang menyeret Rahmat Effendy alias Pepen.

"Yang dikonfirmasi dari delapan saksi, terkait dugaan adanya aliran uang yang diterima tersangka Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi yang di antaranya melalui perantara beberapa pihak," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/1).

Baca Juga: Wah...Ada Jejak Pengusaha Tersangka Penyuap Wali Kota Bekasi di Kabupaten Bogor

Kedelapan saksi yang diperiksa, yakni Kepala Dinas Tata Ruang Pemerintah Kota Bekasi Junaedi; Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi Taufik R Hidayat, dan Kepala Saksi Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Samad Saefuloh.

Kemudian, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman; Staf Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi Usman; Staf Keuangan PT MAM Energindo Etti Satriati; Tari selaku karyawan swasta; dan Akbar dari pihak swasta.

Disamping itu, lanjut Ali, dari para saksi tersebut didalami pula dugaan adanya pertemuan yang dipimpin Rahmat Effendi. Secara khusus, pertemuan itu bertujuan menentukan pihak kontraktor yang akan mengerjakan beberapa proyek di Kota Bekasi.

Baca Juga: Tugaskan Tri Adhianto Jabat Plt Wali Kota Bekasi, Ini Pesan Ridwan Kamil

KPK telah menetapkan Rahmat Effendi (RE) dan delapan orang lainnya lain sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terbaru! Syarat Naik Kereta Api Bulan Mei 2022

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:15 WIB

Kejagung Panggil Bos Alfamart, Ada Apa?

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:49 WIB

Pemerintah Kembali Izinkan Ekspor Minyak Goreng

Kamis, 19 Mei 2022 | 20:30 WIB
X