Fadli Zon Ceramahi Gus Miftah Soal Wayang Ustadz Khalid Basalamah: Budaya Itu Merangkul Bukan Memupuk Dendam

Akun tersebut mengunggah video yang menampilkan pagelaran wayang di pesantren yang diasuh oleh Gus Miftah yaitu Pondok Pesantren Ora Aji.

Fadli Zon Ceramahi Gus Miftah Soal Wayang Ustadz Khalid Basalamah: Budaya Itu Merangkul Bukan Memupuk Dendam
Fadli Zon Ceramahi Gus Miftah Soal Wayang Ustadz Khalid Basalamah: Budaya Itu Merangkul Bukan Memupuk Dendam

INILAHKORAN, Bandung – Anggota DPR RI Fadli Zon turut buka suara terkait viralnya video yang diunggah akun Twitter @pgmoraaji.

Akun tersebut mengunggah video yang menampilkan pagelaran wayang di pesantren yang diasuh oleh Gus Miftah yaitu Pondok Pesantren Ora Aji.

Dalam pagelaran itu, terdapat satu karakter wayang yang menjadi sorotan publik. Dimana karakter wayang tersebut bergambar mirip Ustadz Khalid Basalamah.

Baca Juga: Kunci Jawaban Shopee Tebak Kata Level 441, 442, 443, 444, 445, 446, 447, 448, 449, 450

Video viral tersebut berujung menjadi perhatian publik dan mengundang banyak komentar netizen serta pejabat di Tanah Air.

"Pagelaran wayang kulit Ki Warseno Slank bersma Gus Miftah Jumat 18 Februari 2022, ajurrr.. wayang basalamah dihajar habis-habisan," dikutip Inilah Koran dari akun Twitter @pgmoraaji, Senin 21 Februarii 2022.

Dalam unggahan video berdurasi 17 detik itu, terlihat karakter wayang yang mirip Ustadz Khalid Basalamah tengah dipukuli oleh karakter wayang lainnya.

Baca Juga: Polresta Bandung Bongkar Sindikat Penjualan Narkoba Lewat Media Sosial

Politisi Fadli Zon pun turut berkomentar terkait viralnya video tersebut.

Dia juga ikut menyoroti tayangan video yang menampilkan karakter mirip Ustadz Khalid Basalamah itu.

"Apa kita harus tertawa puas melihat adegan ini?," cuit Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon.

Fadli Zon mengatakan bahwa seharusnya dengan dilakukannya pagelaran wayang tersebut memperlihatkan budaya yang merangkul, bukan memupuk dendam apalagi memecah belah.

Baca Juga: Amalkan Ini Disetiap Subuh Kamu! Syekh Ali Jaber: Niscaya Semua Hajat Terkabul, Begini Caranya

"Harusnya tunjukkan bahwa budaya itu merangkul, menyatukan, menyelaraskan bukan memupuk dendam n memecah belah," tegasnya.***

 


Editor : inilahkoran