Usai Menaker Ida Fauzyah Temui Buruh, Alhamdulillah Aturan Pencairan JHT Bakal Direvisi...

Menaker Ida Fauzyah berdialog dengan KASBI soal revisi aturan pencairan JHT. Hasilnya kabar baik! Aturan bakal direvisi.

Usai Menaker Ida Fauzyah Temui Buruh, Alhamdulillah Aturan Pencairan JHT Bakal Direvisi...
Menaker Ida Fauziyah (tengah) sa menerima audiensi Pengurus Pusat Konfederasi KASBI untuk membahas revisi aturan JHT.

INILAHKORAN, Bandung- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauzyah akhirnya bertemu langsung para buruh untuk membahas revisi aturan Jaminan Hari Tua (JHT).

Menaker Ida Fauziyah menerima audiensi Pengurus Pusat Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan mendengarkan aspirasi mereka soal JHT.

Yang jadi sorotan para buruh, lanjut Menaker Ida Fauzyah, terkait revisi Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT.

Baca Juga: Sinopsis Grid Episode 3: Jung Sae Byok berhasil dapatkan DNA 'Ghost'

"Permenaker akan saya revisi. Sepenuhnya saya mengerti apa yang menjadi aspirasi, apa yang menjadi masukan dari teman-teman semua," kata Menaker Ida menurut keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis 24 Februari 2022.

Dalam pertemuan yang diadakan di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Rabu 23 Februari 2022 itu, Ida menyampaikan apresiasinya Konfederasi KASBI mau berdialog tentang aturan JHT.

Ida menyadari, revisi aturan nantinya perlu memperhatikan masukan banyak pihak terutama dari para pekerja.

Baca Juga: Pansus VII DPRD Jabar dan Bupati Cirebon Bahas Distribusi Air Bersih, Hasilnya?

Dalam beberapa waktu ke depan, pihak Kemnaker akan intensif melakukan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan.

Hal itu dilakukan untuk menyerap berbagai aspirasi yang dijadikan pertimbangan perbaikan Permenaker Nomor 2 Tahun 2022.

Ida mengatakan bahwa pihaknya mulai menampung aspirasi dari serikat pekerja, serikat buruh juga pengusaha.

Baca Juga: Ingin Hidup Kaya Raya dan Terkenal? Pahami Dulu Makna Doa Iftitah Kata Ustadzah Oki Setiana Dewi

Selain itu secara simultan didengarkan masukan dari para pakar, seperti pakar hukum, sosiologi dan lain-lain.

"Jadi nanti kalau sudah ditampung semua, maka baru kita bawa ke LKS Tripartit Nasional. Jadi dibalik polanya, yang banyak dan besar dulu baru ke LKS Tripartit Nasional," tutur Menaker.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Konfederasi KASBI, Nining Elitos juga menyampaikan apresiasi kepada Menaker yang telah menerima dan merespons aspirasi dari serikat pekerja untuk melakukan revisi terhadap Permenaker 02/2022.***


Editor : inilahkoran