• Jumat, 1 Juli 2022

Kisruh SBM ITB Sampai ke DPR, Rektor dan Forum Dosen SBM ITB Perlu ‘Ngopi Bareng’

- Selasa, 22 Maret 2022 | 21:15 WIB
Gedung Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). /SBM ITB
Gedung Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). /SBM ITB

INILAHKORAN, Bandung - Beberapa minggu terakhir publik tengah ramai dengan adanya konflik yang terjadi di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) lantaran dicabutnya swakelola SBM ITB oleh ITB.

Komisi X DPR RI melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Forum Dosen SBM ITB mencoba mendengar permasalahan yang terjadi dari sudut pandang para dosen SBM ITB.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menilai untuk mencari solusi atas konflik ini, Rektor dan Forum Dosen SBM ITB perlu ngopi bareng alias berdiskusi bersama.

“Untuk mendapatkan SK Rektor ini, kira-kira gitu kan bahasanya, itu perlu ngopi Pak? betul ya perlu ngopi (bareng)?” kelakar Dede Yusuf pada RDPU bersama Forum Dosen SBM ITB di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin 21 Maret 2022.

Baca Juga: Sandiaga Uno Dukung Penerapan Swakelola SBM ITB

Kegiatan ngopi yang dimaksud merupakan perlu adanya ruang komunikasi bagi Forum Dosen SBM ITB dan rektor ITB untuk berbincang bersama, sehingga dapat menemukan titik temu solusi untuk permasalahan mereka. Komisi X DPR RI pun bersedia untuk melakukan mediasi antara mereka.

Akar mula permasalahan antara Forum Dosen SBM ITB dengan rektor ITB bermula dari adanya temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selama ini SBM ITB melakukan swakelola fakultas manajemen dan bisnis ITB ini dengan menggunakan SK Dekan, karena Rektor tidak juga membuat aturan yang dapat mempayungi SBM ITB melakukan swakelola secara resmi.

Dede Yusuf juga menilai masalah SBM ITB ini terjadi karena adanya ego sektoral dan perlu pola komunikasi yang baik untuk menyelesaikannya.***

Editor: Rinda Suherlina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X