Dinilai Bermanfaat Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kemenkop Usulkan BPUM Dilanjutkan

Kementerian Koperasi dan UKM mengusulkan program BPUM dilanjutkan. BPUM dinilai bermanfaat bagi pelaku usaha mikro dalam meningkatkan usaha

Dinilai Bermanfaat Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kemenkop Usulkan BPUM Dilanjutkan
Dinilai Bermanfaat Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kemenkop Usulkan BPUM Dilanjutkan

INILAHKORAN, Bandung – Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dinilai bermanfaat bagi pelaku usaha mikro dalam meningkatkan usaha pada masa pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, Kementerian Koperasi dan UKM mengusulkan program BPUM dilanjutkan untuk pelaku usaha mikro.

Manfaat BPUM ini diketahui setelah Kemenkop melakukan pengawasan (monitoring) secara mandiri serta penelitian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Baca Juga: Doa Berangkat Mudik Lebaran 2022, Arab, Latin, dan Artinya

“Berkaitan dengan belum berakhirnya pandemi Covid-19, Kemenkop-UKM berencana melanjutkan program BPUM pada 2022,” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop Eddy Satriya dikutip dari Antara, Kamis, 28 April 2022.

“Rencana tersebut telah diajukan oleh Menteri Koperasi dan UKM kepada Menteri Keuangan untuk dibahas lebih lanjut dan  dimasukkan dalam program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional),” sambungnya.

Program BPUM telah berjalan sejak Agustus 2020 dan dilanjutkan pada tahun anggaran 2021. Pada tahun lalu, jumlah penerima BPUM tercatat 12,8 juta dengan nominal sebesar Rp1,2 juta per penerima.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Tebar Ratusan Sembako dan Ribuan Paket Berbuka Selama Ramadhan

Berdasarkan informasi terbaru, program BPUM 2022 direncanakan akan menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro dengan nilai bantuan Rp600.000 untuk setiap pelaku usaha.

“Apabila program tersebut dijalankan kembali oleh pemerintah, diharapkan partisipasi optimal seluruh dinas yang membidangi koperasi dan UMKM untuk menyampaikan data yang akurat,” ungkap Eddy Satriya.

Mengantisipasi pelaksanaan BPUM 2022, Eddy menyatakan telah menyiapkan perbaikan aturan pengusulan dan penyaluran sesuai hasil pengawasan dan evaluasi pelaksanaan BPUM 2021 dan masukan dari semua para pemangku kepentingan.***


Editor : inilahkoran