• Senin, 4 Juli 2022

Jaksa Agung Sebut Tersangka Mafia Minyak Goreng Terlalu Percaya Diri: Dipikirnya Tak Terendus

- Kamis, 12 Mei 2022 | 13:38 WIB
Jaksa Agung Republik Indonesia Prof. Dr. ST. Burhanuddin, SH., MM. || Foto: Dok. Istimewa.
Jaksa Agung Republik Indonesia Prof. Dr. ST. Burhanuddin, SH., MM. || Foto: Dok. Istimewa.

INILAHKORAN, Bandung - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut tersangka mafia minyak goreng terlalu percaya diri menganggap kasusnya tidak akan terbongkar.

Seperti diketahui, saat ini ada empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia minyak goreng, salah satunya Dirjen Daglu Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana.

Burhanuddin mengatakan Kejaksaan Agung mengungkap kasus mafia minyak goreng tersebut berdasarkan jejak digital para tersangka.

Baca Juga: Proses Lelang Terus Ditempuh, Yana Mulyana Berharap GBLA Segera Dipergunakan Dalam Waktu Dekat

"Dia terlalu pede (percaya diri) bahwa perbuatannya itu tidak akan terbongkar, maka jejak digital itu tidak bisa dihapus dan kami mengungkap itu dari sebuah komunikasi. Dipikirnya tidak akan terendus," ujar ST Burhanuddin, dikutip Inilahkoran dari YouTube Deddy Corbuzier, Kamis 12 Mei 2022.

Menurut Burhanuddin, tersangka mafia minyak goreng tak hanya mempunyai 'kekuatan penuh', tapi juga di balik itu keberadaannya sebagai pengambil keputusan memungkinkan hal tersebut terjadi.

"Kita masih penyelidikan, tapi bisa aja dia punya full power. Misalnya dia yang diberi izin, bukan full power aja tapi dia pemutusnya gitu, tapi nanti kita akan liat," ungkapnya.

Baca Juga: Namgoong Min dan Kim Ji Eun Dikonfirmasi Akan Bersatu Kembali dalam Drama Hukum Baru

Selain itu, Burhanuddin juga mengatakan dirinya tak mengerti mengapa ada pihak-pihak yang membuat minyak goreng menjadi langka.

Halaman:

Editor: Firda Rachmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X