Awas Cacar Monyet! Ini Penjelasan Kemenkes Soal Proses Penularannya

- Rabu, 25 Mei 2022 | 16:40 WIB
Awas Cacar Monyet! Ini Penjelasan Kemenkes Soal Proses Penularannya (Ayobandung.com/Herawati Ningsih)
Awas Cacar Monyet! Ini Penjelasan Kemenkes Soal Proses Penularannya (Ayobandung.com/Herawati Ningsih)

INILAH KORAN, Bandung – Penyakit cacar monyet kini tengah menjadi perhatian lantaran mulai menjangkit di beberapa negara.

Penyakit cacar monyet menjadi endemi di 12 negara di antaranya Kongo, Pantai Gading, Benin, Sudan Selatan, Ghana, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Gabon, Liberia, Nigeria, Republik Kongo dan Sierra Leone.

Dengan mulai menjangkitnya penyakit cacar monyet ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan penjelasan terkait proses penularannya.

Baca Juga: Evaluasi Mudik dan Arus Balik Lebaran Tahun 2022, Begini Kondisi Jalan di Wilayah Jawa Barat

Penyakit cacar monyet atau monkeypox, menurut Kemenkes, dapat bertransmisi melalui kontak erat dengan hewan, manusia atau benda yang terkontaminasi virus monkeypox.

"Penularan dapat melalui darah, air liur, cairan tubuh, lesi kulit atau cairan pada cacar. Kemudian droplet pernapasan," ucap Jubir Kemenkes Mohammad Syahril dikutip Inilah Koran dari PMJ News, Rabu, 25 Mei 2022.

Mohammad Syahril mengatakan, masa inkubasi cacar monyet biasanya 6 sampai 16 hari. Namun, dapat mencapai 5 sampai 21 hari.

Baca Juga: Memulai Barisan Masbuk Saat Sholat Berjamaah, Buya Yahya: Jangan dari Sisi Kanan!

Dia menyebut, fase awal gejala yang terjadi pada 1 sampai 3 hari yaitu demam tinggi, sakit kepala hebat, limfadenopati atau pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, dan lemas.

Halaman:

Editor: Yosep Saepul Ramadan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umur 76 Tahun, Polri Dinilai Lebih Humanis

Senin, 4 Juli 2022 | 13:53 WIB
X