Ini Sejarah Penemuan Cacar Monyet, Awas Menular ke Manusia Lewat Jalur Berikut

- Rabu, 25 Mei 2022 | 17:40 WIB
Virus cacar monyet ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958 ((Pixabay))
Virus cacar monyet ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958 ((Pixabay))

INILAH KORAN, Bandung – Penyakit cacar monyet belakangan menjadi perhatian lantaran mulai menjangkit di beberapa negara.

Di 12 negara, penyakit cacar monyet menjadi endemi di antaranya Kongo, Pantai Gading, Benin, Sudan Selatan, Ghana, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Gabon, Liberia, Nigeria, Republik Kongo dan Sierra Leone.

Awalnya virus cacar monyet ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958. Adapun, kasus pertama pada manusia (anak-anak) terjadi pada tahun 1970.

Baca Juga: Evaluasi Mudik dan Arus Balik Lebaran Tahun 2022, Begini Kondisi Jalan di Wilayah Jawa Barat

cacar monyet disebabkan oleh virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae yang bersifat highlipatogenik atau zoonosis.

Dengan mulai menjangkitnya penyakit cacar monyet ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan penjelasan terkait proses penularannya.

Penyakit cacar monyet atau monkeypox, menurut Kemenkes, dapat bertransmisi melalui kontak erat dengan hewan, manusia atau benda yang terkontaminasi virus monkeypox.

Baca Juga: Memulai Barisan Masbuk Saat Sholat Berjamaah, Buya Yahya: Jangan dari Sisi Kanan!

"Penularan dapat melalui darah, air liur, cairan tubuh, lesi kulit atau cairan pada cacar. Kemudian droplet pernapasan," ucap Jubir Kemenkes Mohammad Syahril dikutip Inilah Koran dari PMJ News, Rabu, 25 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Yosep Saepul Ramadan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umur 76 Tahun, Polri Dinilai Lebih Humanis

Senin, 4 Juli 2022 | 13:53 WIB
X