Begini Penjelasan Kemenag Soal Tambahan 10 Ribu Kuota Jemaah Haji

Kementerian Agama (Kemenag) memberikan penjelasan terkait penambahan 10 ribu kuota jemaah haji yang dipetuntukkan untuk jemaah khusus.

Begini Penjelasan Kemenag Soal Tambahan 10 Ribu Kuota Jemaah Haji
Begini Penjelasan Kemenag Soal Tambahan 10 Ribu Kuota Jemaah Haji

INILAHKORAN, Bandung - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan penjelasan terkait penambahan 10 ribu kuota jemaah haji.

Plt Irjen Kementerian Agama Nizar Ali menerangkan tambahan 10 ribu kuota haji tidak diperuntukkan bagi jemaah haji reguler. Hal tersebut dapat dilihat dari segi kesiapan dengan waktu yang singkat.

"Pertama ini datangnya mepet. Kalau dari segi dimensi analisis kita terhadap manajemen itu sangat riskan kalau untuk jemaah reguler," ungkap Nizar dikutip Inilahkoran dari Antara, Jumat 24 Juni 2022.

Baca Juga: Viral Remaja Ngamuk Obrak-abrik Isi Rumah Minta Dibelikan Motor Aerox, Sang Ibu Sampai Menangis

Lebih lanjut, Nizar mengatakan penambahan 10 ribu tersebut dapat diperuntukkan untuk jamaah haji khusus.

"Analisis kami kemungkinan untuk jemaah haji khusus. Fungsi pemerintah hanya regulator, sehingga masa pelunasan teman-teman haji khusus rata-rata ekonominya kuat. Dan itu pure unit costnya dibiayai oleh jemaah," jelasnya menambahkan.

Meski demikian, pihaknya juga harus rapat terlebih dahulu dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena banyak hal yang harus dipersiapkan.

Baca Juga: Pungli PPDB 2022 di SMKN 5 Bandung, Pengamat: Kalau Sistemnya Tak Baik, Jadi Peluang Oknum

"Ini kan harus raker dengan DPR, transaksi pesawatnya, layanan sini juga kateringnya, paspor visa itu butuh waktu. Kalau jamaah haji khusus sudah terbiasa," sambungnya.

Nizar melanjutkan, nantinya hasil rapat pemerintah dengan DPR bakal diumumkan sebelum keberangkatan terakhir jamaah haji Indonesia pada 3 Juli.***


Editor : inilahkoran