Kronologi Kecelakaan Beruntun di KM 92 Ruas Tol Cipularang

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Ruas Tol Cipularang AKP Denny Catur, menerangkan kronologis kecelakaan beruntun di Tol Cipularang.

Kronologi Kecelakaan Beruntun di KM 92 Ruas Tol Cipularang
Ilustrasi kecelakaan (Foto: Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Ruas Tol Cipularang AKP Denny Catur, menerangkan kronologis kecelakaan beruntun di KM 92 Ruas Tol Cipularang.

Berdasarkan kronologis yang diterima dari pihak Kepolisian, kejadian bermula dari Bus Laju Prima B 7602 XA dari arah Bandung menuju Jakarta menabrak beberapa kendaraan di depannya. Hal ini disampaikan oleh 

"Kendaraan bus Laju Prima diduga mengalami rem blong sehingga menabrak kendaran di depannya. Kecelakaan beruntun ini melibatkan beberapa kendaraan sekaligus karena memang saat kejadian situasi lalulintas sedang padat, mengingat hari Minggu biasanya terjadi peningkatan lalulintas masyarakat yang dari Bandung menuju ke Jakarta," ujar AKP Denny.

Baca Juga: Tempuh Penerbangan 13 Jam, Jokowi Tiba di Jerman untuk Hadiri KTT G7

Akibat kecelakaan tersebut terdapat 3 orang luka berat dan 16 orang luka ringan. Korban kecelakaan langsung dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta.

Pukul 01.17 WIB lokasi kejadian telah bersih, lalu lintas kembali normal. Kendaraan terlibat kecelakaan dibawa ke Pool Derek Jatiluhur.

Pihak Kepolisian dan Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. "Kami mengimbau kepada para pengemudi bus agar selalu mengecek kondisi kendaraannya, terutama keberfungsian rem, menjaga kecepatan kendaraan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melakukan perjalanan, demi keamanan dan keselamatan bersama," tegas AKP Denny.

Selain itu AKP Denny juga mengimbau pengguna jalan harus memastikan pengemudi dalam keadaan prima dan beristirahat di rest area jika lelah atau mengantuk.

 

Dampak dari kecelakaan, sempat terjadi kepadatan jelang lokasi kejadian. Untuk mengurai kepadatan, atas diskresi Kepolisian mulai pukul 21.50 hingga 23.34 WIB dilakukan pengalihan lalu lintas secara situasional, yaitu kendaraan yang menuju Jakarta dialihkan keluar Padalarang Timur, untuk kemudian dapat masuk kembali melalui Gerbang Tol Jatiluhur.***

 


Editor : inilahkoran