Hari Terakhir! Buruan Daftar SMUP Sarjana Jalur Mandiri Unpad

Hari ini Senin (27/6/2022) pukul 16.00 WIB merupakan hari terakhir untuk pendaftaran ke program Sarjana melalui SMUP Sarjana Jalur Mandiri.

Hari Terakhir! Buruan Daftar SMUP Sarjana Jalur Mandiri Unpad
UNPAD Bandung, salah satu dari 19 PTN yang membuka jalur mandiri

INILAHKORAN, bandung - Hari ini Senin (27/6/2022) pukul 16.00 WIB merupakan hari terakhir untuk pendaftaran ke program Sarjana melalui SMUP Sarjana Jalur Mandiri.

 

“Untuk menghindari kesulitan dalam mendaftar, jika sudah mau ikut SMUP, silakan segera mendaftar supaya nanti tidak menumpuk,” ujar Kepala Kantor SMUP Unpad Ir. Anas, PhD.

Anas mengatakan, pendaftaran SMUP Sarjana Jalur Mandiri terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2020, 2021, 2022, termasuk bagi peserta yang tidak lolos di SBMPTN 2022.

Baca Juga: Ketentuan dan Jadwal Daftar PPDB 2022 TK Tahap 2 di Kota Bandung

Mekanisme seleksi dalam SMUP Sarjana Jalur Mandiri menggunakan dua basis penilaian, yaitu berdasarkan hasil UTBK dan nilai ujian SMUP.

Peserta diminta untuk memilih salah satu skema penilaian; menggunakan hasil UTBK atau mengikuti ujian SMUP yang akan digelar pada 7 Juli 2022 mendatang.

“Bagi yang tidak lulus SBMPTN diperbolehkan sekali mengikuti SMUP Jalur Mandiri. Kalau mau memakai nilai UTBK silakan, atau kalau masih tidak yakin dengan hasil UTBK silakan ikut ujian,” jelas Anas.

Baca Juga: Agensi Nam Joo Hyuk dengan Tegas Telah Mengambil Tindakan Hukum Terhadap Tuduhan Bullying Aktornya

Anas mengingatkan, bagi peserta yang memilih skema nilai UTBK hanya dapat memilih program studi sesuai kelompok pilihan ketika mendaftar di UTBK.

Hal ini disebabkan, peserta pada UTBK telah mengikuti tes berdasarkan kelompok ilmunya. Dengan demikian, peserta hanya bisa memilih prodi dari bidang ilmu yang dipilih ketika mengikuti UTBK. Contohnya, peserta UTBK Saintek hanya bisa memilih prodi Saintek saja.

“Kalau ujian SMUP memiliki sistem yang berbeda, sehingga memungkinkan dia (peserta) bisa lintas jurusan, dari Soshum bisa memilih ke Saintek, atau sebaliknya,” ujar Anas.***


Editor : inilahkoran