Holywings Bermasalah Soal Promosi Muhammad-Maria, Hotman Paris Sowan ke MUI

Hotman Paris menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis menyampaikan permohonan maaf

Holywings Bermasalah Soal Promosi Muhammad-Maria, Hotman Paris Sowan ke MUI
Holywings Bermasalah Soal Promosi Muhammad-Maria, Hotman Paris Sowan ke MUI

INILAH KORAN, Bandung – Holywings belakangan menjadi perbincangan hangat di media masa maupun media sosial.

Hal ini tak lain karena kontroversi promosi Holywings yang akan memberikan minuman beralkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Terbaru, salah satu pemegang saham Holywings, Hotman Paris menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis.

Baca Juga: 5 Personel fromis 9 Kecelakaan Mobil, Showcase Comeback Batal

Kunjungan yang dilakukan pengacara kondang itu tak lain untuk menyampaikan permohonan maaf soal kasus promosi Minuman Keras (Miras) di Holywings bagi yang bernama ‘Muhammad.’

“Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam,”kata Hotman Paris dikutip dari laman resmi MUI, Senin, 27 Juni 2022.

Promosi yang dilakukan Holywings tersebut diakui Hotman Paris, merupakan kesalahan yang dilakukan oleh stafnya yang menyinggung perasaan umat Islam.

Baca Juga: Cara dan Keutamaan Puasa Tarwiyah, Jangan Terlewatkan, Ada Bacaan Niat yang Mesti Diketahui

Hotman berharap, permohonan maafnya dapat diterima oleh umat Islam. Hotman menegaskan bahwa pihaknya bakal membawa kasus ini hingga tuntas melalui jalur hukum.

“Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya.

Menyambut kedatangan Hotman, Cholil Nafis, menerima permohonan maaf dari pengacara kondang itu selaku salah satu pemegang saham di Holywings.

Baca Juga: Tanggapi Aspirasi Buruh, Komisi IV DPRD KBB Sebut Masalahnya Kurang Komunikasi

Cholil yang juga Rais Syuriah PBNU ini mengatakan, setiap orang pasti melakukan kesalahan. Dia berpesan, sebagai orang yang membuat kesalahan, harus bisa memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf.

“Tentu orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik,” ucap Cholil Nafis.

Meski begitu, Cholil mendorong agar kasus promosi Miras di Holywings ini untuk terus berjalan proses hukumnya agar proses hukum dilakukan secara adil. Sehingga, dapat menjadikan sebuah pembelajaran.

Bagi Cholil, proses hukum terhadap terduga pelkau terus dilanjutkan hingga masuk ranah meja hijau.

“Berkenaan dengan penegakan hukum kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran, ini staf abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama, mungkin niatnya baik atau wallah bissawab,” tandasnya.***


Editor : inilahkoran