Diduga Lakukan Gratifikasi, Komasi Minta KPK Periksa Suharso Monoarfa

Komasi meminta KPK segera memeriksa Suharso Monoarfa lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi hal itu diungkapkan saat gelar aeminar

Diduga Lakukan Gratifikasi, Komasi Minta KPK Periksa Suharso Monoarfa
Komite ahasiswa Antikorupsi (Komasi) menggelar seminar dengan tema mengusut dugaan gratifikasi dalam penggunaan pesawat jet pribadi

INILAHKORAN, Jakarta - Komite ahasiswa Antikorupsi (Komasi) menggelar seminar dengan tema mengusut dugaan gratifikasi dalam penggunaan pesawat jet pribadi, serta kejanggalan peningkatan harta kekayaan Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa dalam LHKPN 2018-2019.

Salah satu narasumber seminar sekaligus lawyer, Firdaus Djuawid meminta para penegak hukum untuk memeriksa Suharso lebih dalam. Hal ini perlu dilakukan agar kasusnya menjadi jelas dan masyarakat tidak terbingungkan.

“Saya melihat kasus ini sudah berkembang. Seharusnya para lembaga hukum seperti KPK, jika kasus sudah dilaporkan maka segera lakukan pemeriksaan lebih dalam lagi,” ujar Firdaus Djuawid, di Teman Kita Cafe, Matraman, Jaktim, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: KPK Eksekusi Terpidana Korupsi Perum Jasa Tirta II Andririni Yaktiningsasi

Menurut Firdaus, jika Suharso merupakan orang yang bermoral maka bisa langsung mundur dari jabatannya. Sebab, telah banyak juga aksi yang meminta Suharso untuk mundur.

“Laporannya kan jelas, ada nilai-nilai yang diduga kuat seperti penggunaan pesawat jet. Sebagai orang yang bermoral, mundurlah,” ucapnya.

Sementara itu, narasumber sekaligus Ketua Umum DPC Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Jaktim, M Amir Rahayaan mengaku prihatin dengan kasus Suharso yang menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, kasus ini merupakan suatu kejahatan extra ordinary crime.

Baca Juga: KPK Geledah Apartemen Bendahara PBNU Mardani Maming di Jakarta Pusat

“Kami para pemuda ini hadir, sebagai fungsi kontrol. Sesuai dengan data yang kami punya dan ada di media, ini merupakan dugaan kuat yang harus ditindaklanjuti oleh lembaga negara,” kata Amir.

Selain menggelar seminar, Komasi juga melakukan pernyataan sikap terkait kasus dugaan gratifikasi Suharso Monoarfa. Mereka meminta KPK untuk segera melakukan langkah lebih dalam terkait kasus ini.


Editor : inilahkoran